Jokowi 2 Periode, Analis: Optimisme Pasar Kembali Menggebu

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
21 May 2019 15:26
Jokowi 2 Periode, Analis: Optimisme Pasar Kembali Menggebu
Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan analis pasar modal menilai kembali terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia untuk periode kedua 2019-2024 kembali meningkatkan optimisme pasar yang selama beberapa waktu terakhir masih menunggu alias wait and see atas hasil Pemilihan Umum.

Analis PT BCA Sekuritas Achmad Yaki mengatakan hasil Pemilu 2019 yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dini hari tadi sudah sesuai dengan perkiraan pasar. Kondisi ini membuat pelaku pasar menjadi lebih optimistis lantaran ketidakpastian hasil Pilpres 2019 sudah terjawab.

"Dari awal semua sudah perkirakan Jokowi-Amin yang menang dan sudah diumumkan KPU ternyata benar. Ini semua sudah sesuai ekspektasi sih. Pengumuman ini membuat market lebih optimistis karena sudah tidak ada lagi ketidakpastian terkait hasil Pilpres," kata Achmad kepada CNBC Indonesia, Selasa (21/5).


Lebih lanjut, analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan kondisi ini dinilai dapat memicu kembali terjadinya rally di pasar saham, seperti 5 tahun yang lalu ketika Jokowi memenangkan pemilu pertamanya.


Selain itu, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai juga akan ditopang oleh penguatan saham-saham perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Capres nomor urut 01 diputuskan menang [oleh KPU] maka optimisme pasar akan kembali meningkat. Harapan rally 5 tahun yang lalu terjadi kembali," kata William saat dihubungi CNBC Indonesia.

Merespons hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Octavianus Budiyanto juga berharap tak ada gejolak lanjutan setelah pengumuman tersebut. Jika ada pihak yang menyanggah hasil rekapitulasi KPU harus dilakukan dalam koridor yang konstitusional melalui Mahkamah Konstitusi.

"Setelah penetapan pemenang pilpres harus kita hormati dan ini merupakan pilihan rakyat untuk pasangan yang terbaik saat ini," kata Oky, sapaan akrabnya, Selasa (21/5/2019).

KPU mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Umum Presiden 2019. Pengumuman itu disampaikan KPU dalam rapat pleno di gedung KPU, Jakarta, Selasa (21/5/2019) dini hari WIB.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara," ujar Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik.

Rapat pleno digelar usai KPU menuntaskan rekapitulasi nasional di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). Perinciannya, Jokowi-Amin unggul di 21 provinsi antara lain Gorontalo, DKI Jakarta, dan Papua. Sedangkan Prabowo-Sandi menang di 13 provinsi seperti Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.





(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading