Akan Ada Transaksi Besar: Inalum Siap Beli Saham Bukit Asam

Market - Houtmand P Saragih & Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
07 May 2019 13:58
Akan Ada Transaksi Besar: Inalum Siap Beli Saham Bukit Asam
Jakarta, CNBC IndonesiaPT Asahan Aluminium Indonesia (Inalum) mengakui rencana pembelian saham treasuri (treasury stock) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang menurut rencana akan dilakukan besok, Rabu (08/05/2019).

Hal tersebut disampaikan Corporate Secretary Inalum Rendi Witular melalui pesan singkat kepada saat CNBC Indonesia. "Ya benar," jawabnya singkat, Selasa (07/05/2019).


Rendi juga membenarkan bahwa harga pembelian per saham akan ditentukan berdasarkan harga penutupan perdagangan hari ini, Selasa. Apakah harga akan ditetapkan berdasarkan harga rata-rata 90 hari atau lebih tinggi?


"Kita lihat sajalah," jawab Rendi lebih lanjut.

Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2019 jumlah saham treasury PTBA mencapai 8,51% atau 980,28 juta unit. Pada 2 April 2019, perseroan sudah menjual 63,17 juta saham dengan harga rata-rata Rp 4.220/unit.

Setelah penjualan saham tersebut, maka jumlah saham treasury yang tersisa tinggal 917,11 juta saham. Pelepasan saham treasury ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan batas akhir pelepasan.

Namun untuk yang jatuh tempo dalam waktu dekat ini, kemungkinan besar akan dieksekusi oleh Inalum karena nilai yang cukup besar.

Kelak, setelah transaksi ini selesai, Inalum akan menerima dividen yang akan dibagikan PTBA pada 29 Mei 2019.

Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PTBA pada 25 April 2019 diputuskan nilai dividen yang dibagikan sebesar Rp 3,76 triliun atau setara 75% laba bersih.

Dalam keterbukaan yang disampaikan perseroan pada 2 Mei 2019 perseroan belum menyebutkan nilai per saham yang akan dibagikan untuk setiap saham.

"Perseroan belum menyampaikan besaran pembagian dividen per lembar saham sampai dengan recording date yaitu 8 Meri 2019, setelah memperhitungkan saham tresuri yang dikuasai perseroan," jelas Pejabat Penganti Sementara (PGS) Sekretaris Perusahaan Hartono, dalam keterbukaan informasi, Kamis (02/05/2019).

Sebelumnya, manajemen Bukit Asam juga menegaskan akan melepas seluruh saham treasury yang akan jatuh tempo pada Mei 2019.

Manajemen PTBA pada Selasa (7/5/2019), membenarkan kabar perihal rencana melepas 5% saham treasury (treasury stock) atau sebanyak 576,03 juta saham kepada Inalum, induk Holding BUMN Tambang, yang juga pemegang saham PTBA.

Saham treasuri itu memang akan jatuh tempo pada Mei 2019 atau jumlahnya setara dengan 5% saham, sementara pada Desember mendatang akan jatuh tempo sebanyak 73,95 juta atau 0,64% saham.

Sesuai definisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), saham treasuri adalah saham sendiri hasil pembelian kembali dan disimpan atas nama perseroan dan tidak dihentikan peredarannya secara formal.

"Saya tidak bisa disclose [soal kapan dan harga], saat ini sedang dalam proses, paling lambat 2 minggu akan disampaikan," kata Mega Satria saat dihubungi CNBC Indonesia. (hps/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading