Laba XL Meroket 271%, Garuda Belum Terima Uang dari Mahata

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
07 May 2019 07:46
Laba XL Meroket 271%, Garuda Belum Terima Uang dari Mahata
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pertama di pekan ini, Senin (6/5/2019), dengan noda hitam. Dibuka melemah 1,02%, IHSG mengakhiri perdagangan dengan pelemahan sebesar 1% ke level 6.256,35, menandai koreksi selama 3 hari beruntun.

Kinerja IHSG senada dengan bursa saham utama kawasan Asia lainnya yang juga ditransaksikan di zona merah: indeks Shanghai anjlok 5,58%, indeks Hang Seng jatuh 2,9%, dan indeks Straits Times terpangkas 2,99%. Sementara itu, perdagangan di bursa saham Jepang dan Korea Selatan diliburkan pada Senin.



Simak kabar emiten yang beredar kemarin sebelum perdagangan hari ini, Selasa, dibuka.



1. Jasa Marga Terbitkan Surat Utang Rp 2 T di 2019
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bakal menerbitkan dua instrumen utang baru senilai Rp 2 triliun. Instrumen ini berupa step up coupon bond dan zero coupon bond, yang akan diterbitkan perusahaan di tahun ini.


2. Ketahuan! Garuda Belum Terima Sepeser pun dari Mahata
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) telah memberikan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait kejanggalan transaksi hak layanan konektivitas antara perusahaan dengan PT Mahata Aero Teknologi (MAT).

Dalam keterbukaan informasi, GIAA mengakui bahwa perusahaan belum menerima pembayaran dari MAT, padahal berdasarkan perjanjian kerja sama (PKS) pembayaran harus dilunasi setelah tanda tangan kontrak di bulan Desember tahun lalu.


3. Pendapatan Tumbuh, Laba Bersih Q1 Kimia Farma Kok Anjlok 45%?
Emiten farmasi pelat merah, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menorehkan performa yang mengecewakan pada kuartal I-2019. Pasalnya, meskipun total pendapatan (top line) perusahaan naik signifikan, KAEF gagal membukukan pertumbuhan positif pada pos laba bersih (bottom line).

Sepanjang 3 bulan pertama tahun ini, perusahaan mencatatkan kenaikan penjualan 21,79% year-on-year (YoY) menjadi Rp 1,81 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Ro 1,49 miliar.


4. 3 Kali RUPSLB, Konversi Utang Taksi Express Akhirnya Direstui
Sempat ditolak dua kali terkait rencana mengkonversi utang obligasi menjadi kepemilikan saham, pemegang saham perusahaan penyedia jasa taksi, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) akhirnya merestui rencana tersebut.

Corporate Secretary Express Transindo Utama, Megawati Affan mengatakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dengan salah satu agendanya adalah merestui konversi obligasi menjadi saham, telah disetujui oleh pemegang saham.




5. Pendapatan Tumbuh Single Digit, Laba XL Q1-2019 Meroket 271%
Emiten telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) mampu membukukan peningkatan laba bersih naik nyaris empat kali lipat, padahal total penjualan perusahaan tidak mampu naik dua digit.

Pada 3 bulan pertama tahun ini, laba bersih EXCL meroket 270,59% year-on-year (YoY) menjadi Rp 57,19 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 15,43 miliar. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading