Dorong Ekonomi AS, Trump Minta The Fed Turunkan Bunga 1%

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
01 May 2019 20:12
Dorong Ekonomi AS, Trump Minta The Fed Turunkan Bunga 1%
Jakarta, CNBC IndonesiaPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta bank sentral negaranya, the Federal Reserve, untuk memangkas suku bunga sebesar 1 poin persentase dan lebih banyak mencetak uang dengan kebijakan quantitative easing.

Hal itu ia sampaikan melalui dua postingan di Twitter, Selasa (30/4/2019).

Dalam postingan tersebut, Trump membandingkan The Fed dengan bank sentral China dan mengatakan jika kebijakan moneter di AS lebih longgar, ekonominya akan "naik seperti roket."


Sebelumnya, para pejabat Gedung Putih termasuk Trump dan penasihat ekonomi utama Larry Kudlow merekomendasikan Fed menurunkan suku bunga setengah poin. Namun, postingan teranyar ini secara terang-terangan meminta penurunan suku bunga acuan dalam jumlah besar.



The Fed saat ini menargetkan suku bunga acuan dalam kisaran antara 2,25% hingga 2,5% dan telah menaikkan suku bunga sembilan kali sejak Desember 2015. Namun, bank sentral ini mengindikasikan pada bulan Maret bahwa kemungkinan tidak akan menaikkan suku bunga hingga tahun 2019 berakhir, meskipun pada akhir 2018 lalu memperkirakan akan membuat dua kenaikan lagi tahun ini.

Jika Fed menuruti perintah Trump, maka suka bunga akan kembali ke level yang tercatat pada Desember 2017.

Perintah untuk menurunkan suku bunga ini terjadi meskipun kinerja ekonomi kuat di kuartal pertama. Mengutip CNBC International, PDB AS naik menjadi 3,2% meski banyak ekonom sebelumnya memperkirakan pertumbuhan hanya rendah atau tidak ada pertumbuhan menjelang rilis data.

Pertumbuhan itu juga dibarengi dengan sedikit inflasi. Indeks acuan The Fed menunjukkan kenaikan inflasi hanya 1,6% dari tahun lalu, tapi belum termasuk harga makanan dan energi.

Foto: infografis/the fed/edward ricardo

Rendahnya inflasi ini adalah alasan Kudlow dan pejabat lainnya percaya bahwa The Fed dapat memangkas suku bunga tanpa risiko. Bank-bank sentral biasanya memperketat kebijakan dalam upaya untuk mengendalikan harga ketika ekonomi sedang berkembang.

Meskipun tidak biasa bagi presiden untuk mengkritik kebijakan moneter, namun secara historis hal itu telah biasa dilakukan secara diam-diam, sehingga kecaman publik yang dilayangkan Trump terhadap Gubernur Fed Jerome Powell dan rekan-rekannya tidak lazim.



Di tengah banyaknya seruan untuk menurunkan suku bunga, justru ini merupakan permintaan kedua Trump untuk lebih banyak membuat pelonggaran kuantitatif.

The Fed telah membuat tiga putaran pelonggaran kebijakan selama dan setelah krisis keuangan dalam upaya untuk menurunkan suku bunga jangka panjang dan mendorong aliran uang ke dalam aset berisiko seperti saham dan obligasi korporasi.

Tidak ada indikasi bahwa Fed sedang mempertimbangkan untuk kembali melonggarkan kebijakan, meskipun para ekonom di St. Louis Fed telah melambungkan gagasan bahwa akan ada fasilitas pembelian kembali yang oleh beberapa ekonom sebut akan bertindak sebagai bentuk pelonggaran.

Simak video tentang Presiden Trump yang minta The Fed turunkan bunga acuan di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading