Beroperasi 29 Tahun, Kinerja Rabobank Terus Melorot

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
30 April 2019 12:25
Rabobank Indonesia atau PT Bank Rabobank International Indonesia mengumumkan penghentian operasional.
Jakarta, CNBC Indonesia - Rabobank Indonesia atau PT Bank Rabobank International Indonesia mengumumkan penghentian operasional di Indonesia secara bertahap mulai April ini setelah mulai beroperasi selama 29 tahun di Indonesia atau sejak tahun 1990.

Dalam surat pemberitahuan kepada para nasabah loyal perusahaan per 22 April 2019, yang diteken Presiden Direktur Rabobank Indonesia Jos Luhukay, manajemen Rabobank Indonesia menegaskan bahwa penghentian operasional tersebut akan dilakukan secara bertahap.

"Setelah puluhan tahun Rabobank Indonesia, sebagai bagian dari Rabobank Group, telah bertumbuh dan berkembang bersama para nasabah, mitra, dan seluruh karyawan," kata Jos Luhukay, dalam suratnya, dikutip CNBC Indonesia, Selasa (30/4/2019).


Jos adalah bankir senior di Indonesia, pernah memimpin Bank Lippo (kini menjelma menjadi PT Bank CIMB Niaga Tbk) dan juga sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Dari sisi kinerja, jika melihat laporan keuangan perusahaan yang dikendalikan Rabobank Belanda ini, performa terus menurun.


Kinerja 2016-2017
Di sisi neraca, jumlah aset turun 9% dari Rp13,1 triliun pada 2016 menjadi Rp11,9 triliun pada 2017. Penurunan aset terutama disebabkan karena turunnya jumlah kredit yang disalurkan seiring dengan 
fokus perusahaan memperbaiki proses internal dan pendekatan yang lebih berhati-hati dalam penyaluran kredit untuk mengurangi risiko kredit.

Kredit perbankan korporasi tumbuh dari Rp 3,2 triliun menjadi Rp3,8 triliun, sedangkan portofolio kredit perbankan bisnis turun dari Rp6,2 triliun menjadi Rp4,6 triliun.

Dalam hal pendanaan, simpanan dari nasabah turun sebesar 22% dari Rp10,2 triliun pada akhir 2016 menjadi Rp 8 triliun pada akhir tahun 2017.


Dari sisi pendapatan, pada 2017, Rabobank Indonesia mencatat pendapatan bunga bersih sebesar Rp 480,1 miliar. Selain pendapatan bunga, perseroan juga membukukan pendapatan dari provisi, komisi dan pendapatan operasional lainnya. Total pendapatan operasional lainnya selain bunga adalah sebesar Rp 124 miliar.

Di akhir 2017, 
laba bersih setelah pajak sebesar Rp 1,5 miliar, amblas dari 2016 yang sempat mencapai Rp 260,41 miliar, dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) bruto 2,45% dari sebelumnya 4,46%.

Kinerja 2018-2019
Per September 2018, laporan keuangan kuartal III mengungkapkan, perusahaan menderita rugi bersih setelah sebelumnya laba terus terkoreksi. Rugi Rabobank Indonesia pada periode tersebut mencapai Rp 132,12 miliar, dari September 2017 yang masih untung Rp 10,26 miliar.

Jumlah karyawan juga terus berkurang, dari 2009 sebanyak 1.708 orang, pada 2017 tersisa menjadi 722 orang. Aset pada September 2018 itu mencapai Rp 12,59 triliun.

Pada Maret 2019, perseroan melaporkan aset mulai naik menjadi Rp 17,38 triliun, dan mencatat rugi bersih pada periode itu sebesar Rp 9,78 miliar.

"Dengan berat hati kami sampaikan bahwa, pemegang saham pengendali telah memutuskan untuk menghentikan operasional Rabobank Indonesia," kata Jos dalam surat tersebut.

Keputusan ini, katanya, merupakan keputusan yang sulit, namun merupakan bagian dari strategi global dari Rabobank Group terkait dengan visi Banking for Food yang berfokus pada rantai pasokan internasional untuk sektor pangan dan agrikultur.

"Kami berkomitmen untuk menjalankan keputusan dari seluruh pemegang saham dengan sebaik mungkin dan memastikan proses pengembalian izin perbankan dan izin usaha kepada otoritas terkait [Otoritas Jasa Keuangan/OJK] berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia."

Rabobank Indonesia adalah anak perusahaan Rabobank Group yang berpusat di Utrecht, Belanda.

Laporan keuangan Rabobank Group 2018 mengungkapkan aset perusahaan tahun lalu turun dari EUR 602,99 miliar pada 2017 menjadi EUR 590,44 miliar atau setara dengan Rp 9.438 triliun (asumsi kurs Rp 15.986/EUR).

Adapun pendapatan Rabobank Group pada periode tahun lalu relatif stagnan mencapai EUR 12,02 miliar atau sekitar Rp 192 triliun, sementara laba bersih EUR 3,00 miliar atau sekitar Rp 48,02 triliun.
Artikel Selanjutnya

Setop Operasi, Ini Kisah 29 Tahun Rabobank Indonesia


(hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading