Waspada! Tekanan Jual Masih Berlangsung Jelang Pemilu

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
12 April 2019 08:34
Waspada! Tekanan Jual Masih Berlangsung Jelang Pemilu
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham domestik menjelang perhelatan Pilpres yang akan berlangsung pekan depan, rentan terkoreksi lantaran aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar.

Kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan menghadapi tekanan jual yang begitu besar, sehingga IHSG anjlok 1,05% ke level 6.410,17, menjadikannya indeks saham dengan kinerja terburuk kedua di kawasan Asia.

Walaupun senada dengan mayoritas indeks saham kawasan Asia lainnya yang juga ditransaksikan di zona merah, kinerja IHSG menjadi yang terburuk kedua. Nasib IHSG hanya lebih baik dibandingkan indeks Shanghai yang anjlok sebesar 1,6%.

Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya, dalam riset hariannya menyebutkan, IHSG masih rentan terkonsolidasi menjelang Pemilu. Meski demikian, peluang penguatan juga tetap besar mengingat arus modal masuk (capital inflow) yang terus berlangsung dalam beberapa waktu mendatang.


"Sehingga hal ini menunjukkan bahwa minat investor luar terhadap pasar modal Indonesia masih cukup besar," kata William, Jumat (12/4/2019).

Melemahnya pasar saham menjelang perhelatan Pilpres juga dikemukanan Senior Researcher Bursa Efek Indonesia, Poltak Hotradero. Menurut Poltak, selain Indonesia, bursa saham di negara berkembang lainnya turut terkoreksi menjelang Pilpres. "(Pelemahan indeks) bagian dari konsolidasi, saya pikir wajar. Tinggal melihat ke depan," kata Poltak di Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Analis Teknikal Panin Sekuritas, William Hartanto menyebut, pada perdagangan kemarin menunjukkan IHSG melemah karena terjadi distribusi lanjutan pada saham- saham berbobot besar seperti HMSP, INDF, dan ICBP.

"Selebihnya penurunan harga beberapa saham lainnya masih tergolong sebagai aksi ambil untung saja," ungkap William.

Panin Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin tidak terindikasi kepanikan, dan dengan range IHSG pad 6.400 - 6.500 maka IHSG diperkirakan akan menguat hari ini karena sudah sangat dekat dengan support.

Dengan demikian, hari ini IHSG berpotensi menguat pada kisaran 6.400 - 6.450. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading