Mau Cuan? Mari Simak Rekomendasi Saham dari Broker

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
08 April 2019 08:25
Mau Cuan? Mari Simak Rekomendasi Saham dari Broker
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar saham dalam negeri pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup terkoreksi dengan pelemahan sebesar 0,32% ke level 6.474,02.

Sektor industri pertambangan, barang konsumsi, dan infrastruktur memberikan kontribusi penurunan terbesar pada perdagangan saham kemarin. Saham-saham yang berkontribusi signifikan bagi pelemahan IHSG di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) 0,72%, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 1,63%, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 1,76%, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) 2,09% dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) 1,83%.

Kinerja IHSG berkebalikan kala bursa saham utama kawasan Asia ditransaksikan menguat: indeks Nikkei naik 0,38%, indeks Straits Times naik 0,22%, dan indeks Kospi turun naik 0,14%. Sementara itu, perdagangan di bursa saham China dan Hong Kong diliburkan seiring dengan perayaan Qingming Festival.


Untuk perdagangan hari ini, Senin (8/4/2019), sejumlah sekuritas memiliki pertimbangan sentimennya masing-masing. Rekomendasi sahamnya juga beragam dan layak disimak, sebagai berikut:

1. Pilarmas Investindo Sekuritas - Menanti Rilis Data Inflasi AS
Para pelaku pasar dan investor akan terfokus kepada data inflasi yang keluar dari Amerika pekan ini, yang di mana diestimasikan akan mengalami kenaikkan di angka 1,8% dari sebelumnya 1,5%.

Inflasi di Amerika kian menjadi fokus karena masih berada di bawah 2%, yang memberikan potensi kepada The Fed untuk menurunkan tingkat suku bunga. Hal inilah yang disampaikan oleh Trump pada hari Jumat kemarin. Beberapa pejabat The Fed juga masih terus memahami data yang akan keluar untuk memutuskan langkah lebih lanjut.

Pilarmas Investindo Sekuritas melihat bahwa apabila memang inflasi bergerak lebih rendah dalam skala luas, hal ini tentu berpotensi bagi The Fed untuk menurunkan tingkat suku bunga. Apabila The Fed benar benar memangkas tingkat suku bunga, tentu hal ini akan menjadikan tahun ini lebih baik lagi, khususnya tentu bagi Emerging Market.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti rilis data cadang devisa. Sementara di akhir pekan kemarin Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Maret turun dari sebelumnya 125,1 menjadi 124,5 dalam rilisnya, Bank Indonesia menyatakan, optimisme konsumen yang tetap terjaga itu ditopang oleh persepsi konsumen terhadap kondisi saat ini yang tetap kuat dan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi pada enam bulan mendatang yang tetap tinggi. Menjelang pemilihan presiden dan legislatif, kami melihat investor saat ini cenderung wait and see.

Saham pilihan:
  • GIAA
  • BBTN
  • APLN
  • BBCA
2. MNC Sekuritas - IHSG Masuki Fase Sideways
Menutup pekan kemarin, IHSG ditutup terkoreksi tipis sebesar 0,3% ke level 6.474. Tampaknya IHSG belum sanggup menembus resistance pada area 6.500-6.510.

Kami memperkirakan fase sideways IHSG masih akan berlangsung apabila IHSG belum sanggup menembus 6.510 bahkan 6.525, bila dapat menguat dan menembus level-level tersebut maka dapat menuju level 6.600-6.650.

Namun bila IHSG terkoreksi hingga di bawah 6.391 maka skenario utama yang akan berlaku. Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak pada level support 6.450 - 6.391 dan resistance 6.510 - 6.525.

Saham pilihan:
  • INDF
  • UNTR
  • WSBP
  • SMRA
3. Panin Sekuritas - Potensi Konsolidasi IHSG
IHSG ditutup menurun sebesar 20,61 poin atau 0,31% menuju level 6.474,01 pada perdagangan Jumat 5 April 2019 kemarin. Walaupun sempat menguat, namun resistance 6.500 cukup kuat dan IHSG harus kembali bergerak sesuai trend line awalnya yang menurun.

Dengan demikian IHSG akan kembali terkonsolidasi, hal ini dikarenakan adanya upaya pelaku pasar menahan IHSG berada di atas support MA60 sehingga pergerakan IHSG berada dalam range yang sempit. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.450 - 6.480.

Saham pilihan:
  • ASII
  • BJTM
  • DMAS
  • MAIN
4. Indosurya Sekuritas - Rilis Cadangan Devisa Topang Laju IHSG
Rilis data perekonomian tentang cadangan devisa yang akan dilansir hari ini memiliki potensi akan terdapat peningkatan, sehingga dapat membantu menopang pergerakan kenaikan dari IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Selain itu, capital inflow yang tercatat secara year to date, juga menunjukkan bahwa investor luar masih nyaman dalam berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia, hari ini potensi kenaikan masih akan terlihat dalam pergerakan IHSG. Dengan demikian, hari ini IHSG diperkirakan akan melaju pada level 6.402 - 6.585.

Saham pilihan:
  • JSMR
  • LSIP
  • KLBF
  • TLKM
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading