Dolar Unjuk Kekuatan Lagi Terhadap Mata Uang Utama

Market - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
02 April 2019 20:43
Dolar Unjuk Kekuatan Lagi Terhadap Mata Uang Utama
Jakarta, CNBC Indonesia - Dolar AS kembali menunjukkan kekuatannya di hadapan mata uang utama lainnya sejak sesi AS Senin (1/4/19) kemarin dan berlanjut hingga hari ini Selasa (2/4/19). Pada pukul 20:09 WIB, indeks dolar berada di kisaran 97,39 atau menguat sekitar 0,16%.

Pada perdagangan Senin kemarin indeks dolar sebenarnya lebih banyak berada di zona merah. Apalagi setelah rilis data penjualan ritel AS yang menunjukkan penurunan di bulan Februari.

Departemen Perdagangan AS pada Senin (1/4/2019) melaporkan data penjualan ritel bulan Februari yang menurun 0,2% dibandingkan bulan sebelumnya yang naik 0,7%. Sementara data penjualan ritel inti, yang tidak memasukkan sektor otomotif dalam perhitungan menunjukkan penurunan sebesar 0,4% dibandingkan bulan Januari yang naik 1,4%. 


Indeks dolar baru mendapat momentum penguatan setelah Institute for Supply Management (ISM) melaporkan kenaikan indeks aktivitas manufaktur di bulan Maret menjadi 55,3 bulan Maret, naik dari bulan sebelumnya 54,2. Efek dari data itu begitu menggigit, indeks dolar langsung berbalik arah dan mencatat penguatan lima hari beruntun.

Sementara, pada hari ini Departemen Perdagangan AS kembali melaporkan data yang kurang mengenakkan bagi dolar. Data pesanan barang tahan lama atau durable goods order membukukan penurunan 1,6% di bulan Februari setelah mencatat kenaikan tiga bulan beruntun.

Sementara core durable goods order yang tidak memasukkan sektor transportasi naik 0,1% dibandingkan bulan Januari yang turun 0,2%.Meski demikian data ini belum mampu merontokkan kekuatan dolar, hal itu tidak lepas dari sentimen negatif yang menerpa lawan-lawan utamanya.

Euro sedang mendapat sentimen negatif dari melambatnya inflasi di Zona Euro, begitu juga dengan ketidakpastian Brexit yang tentu saja memukul mata uang poundsterling. Sementara yen kehilangan daya tariknya akibat penguatan bursa saham Asia, serta bursa Eropa.

TIM RISET CNBC INDONESIA (pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading