Akhirnya Cetak Laba, Tapi Vale Belum Mau Bagi Dividen

Market - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
02 April 2019 16:08
Akhirnya Cetak Laba, Tapi Vale Belum Mau Bagi Dividen
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten produsen nikel, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa ini (2/4/2019).

Dalam RUPST yang berlangsung di Financial Hall, CIMB Niaga, pemegang saham Vale menyetujui dan mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2018.

Selain itu, RUPST juga memutuskan tidak membagikan dividen pada tahun ini. Hal itu lantaran mempertimbangkan kondisi kas perusahaan. Ini adalah kali kedua, Vale kembali tidak membagikan dividen kepada pemegang saham.


"Dengan mempertimbangkan kondisi kas saat ini, kami tidak membagikan dividen," kata Presiden Direktur Vale, Nico Kanter di Jakarta, Selasa (2/4/2019).


Rapat juga menyetujui adanya perombakan jajaran direksi, menyusul pengunduran diri dari direktur perusahaan yakni Lovro Paulic per 1 Januari 2019. Pemegang saham perseroan juga menyetujui pengunduran diri Robert Alan Morris dari jabatannya sebagai komisaris perseroan.

"Pemegang saham menerima pengangkatan Luiz Fernando Landeiro sebagai komisaris perseroan untuk periode sampai tahun 2021," kata dia.

Berikut jajaran dewan direksi dan komisaris terbaru Vale Indonesia:

Direksi

Presiden Direktur.           : Nico Kanter
Wakil Presiden Direktur.  : Febriany Eddy
Direktur                         : Bernardus Irmanto
Direktur                         : Dani Widjaja
Direktur                         : Agus Superiadi
Direktur                         : Vincius Mendes Ferreira

VALE Tak Bagikan Dividen dan Rombak Direksi Foto: Direksi Vale Indonesia/Syahrizal Sidik


Komisaris

Presiden Komisaris.         : Eduardo Bartolomeo
Wakil Presiden Komisaris  : Mark James Travers
Komisaris                       : Luiz Fernando Landeiro
Komisaris                       : Nobuhiro Matsumoto
Komisaris Independen.    : Manhendra Siregar
Komisaris Independen.    : Raden Sukhyar

Selain memutuskan tak membagikan dividen dan merombak jajaran pengurus perusahaan, pemegang saham juga menyetujui jumlah remunerasi bagi komisaris independen di tahun 2019.


Agenda lain yang disetujui yakni menunjuk kantor akuntan publik Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan tahun ini.

Tahun lalu, pendapatan Vale naik menjadi US$ 776,90 juta, dari tahun sebelumnya US$ 629,33 juta. Laba bersih juga naik menjadi US$ 60,51 juta dari tahun sebelumnya rugi bersih US$ 15,27 juta.


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading