Inflasi & Brexit Bakal Setir Gerak IHSG Hari Ini

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
01 April 2019 08:37
Inflasi & Brexit Bakal Setir Gerak IHSG Hari Ini
Jakarta CNBC Indonesia - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal bulan ini, 1 April 2019, akan dipengaruhi beberapa sentimen global, yakni proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) dan potensi resesi ekonomi Amerika Serikat (AS).

Akhir Maret lalu, IHSG ditutup melemah 0,19% ke level 6.468,75 dan menjadi satu-satunya bursa yang terkoreksi di kawasan Asia.

Pilarmas Investindo Sekuritas dalam riset harian menyebutkan sentimen IHSG akan datang dari Brexit di mana Parlemen Inggris telah memutuskan kembali untuk menolak proposal Perdana Menteri Theresa May untuk ketiga kalinya. Kondisi ini tentu kian memperdalam krisis politik yang muncul dari proses Brexit itu sendiri.


Sentimen lainnya yang dicermati Pilarmas ialah proses perang dagang AS-China. Para negosiator kedua negara menyampaikan bahwa mereka telah membuat kemajuan baru pada akhir bulan lalu.

Para perwakilan kedua negara membahas kata-kata redaksional dari perjanjian yang dirancang agar dapat diajukan kepada Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan perwakilan dagang AS Robert Lighthizer 
menyampaikan bahwa pertemuan mereka di Beijing digelar untuk memastikan bahwa tidak ada perbedaan dalam teks versi Inggris dan mandarin.


Masih menurut Pilarmas, sentimen lain masih dari AS. Presiden The Fed New York, John Williams, menyampaikan bahwa pemerintah tidak perlu khawatir akan risiko yang ditandai oleh naiknya imbal hasil (yield) obligasi AS.

Menurut John, ada banyak alasan bahwa naiknya imbal hasil menjadi satu indikator prediksi terjadi resesi AS di masa lalu, namun hal itu tidak akan berlaku saat ini.


Dari China, data manufacturing Negeri Ginseng naik setelah sebelumnya terjerembab di bawah angka 50. Hal menunjukkan adanya kemajuan ekonomi dari China yang mulai membaik.

Dari dalam negeri, Indosurya Bersinar Sekuritas menyebutkan pada awal bulan ini satu sentimen yang akan mendukung pergerakan IHSG ialah data inflasi yang diprediksi terkendali.

"Hal ini akan menjadi penunjang kenaikan IHSG pada hari ini. IHSG berpotensi untuk mengakhiri fase konsolidasi sehingga dapat segera mencetak rekor tertinggi sepanjang masanya yang baru dalam beberapa waktu mendatang," tuils Indosurya, dalam riset, Senin (1/4/2019).

Dari segi teknikal, Panin Sekuritas menyebutkan IHSG kembali terkonsolidasi dan mengingat momen Pilpres 2019 semakin dekat, ditambah lagi dengan pekan pendek karena ada libur pada 3 April 2019. "Maka pergerakan IHSG masih akan terkonsolidasi kembali."

Hari ini, Panin memprediksi IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range level support 6.430 dan resistance di 6.500


(tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading