Sepanjang 2018 Laba Bank Mega Naik 23% Jadi Rp 1,69 T
Monica Wareza,
CNBC Indonesia
28 February 2019 16:20
Jakarta, CNBC Indonesia -Â PT Bank Mega Tbk (MEGA) mengantongi laba bersih sebesar Rp 1,69 triliun sepanjang tahun 2018 lalu. Jumlah tersebut naik 23,03% dibandingkan dengan laba bersih yang dikantongi perusahaan pada 2017.
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan peningkatan laba bersih ini didorong oleh adanya kenaikan pendapatan bunga sebesar 5,93% dari Rp 6,39 triliun menjadi Rp 6,77 triliun di tahun ini yang disebabkan pertumbuhan kredit.
"Peningkatan laba juga disebabkan ada-nya penurunan biaya cadangan kerugian penurunan aktiva produksi (CKPN) sebesar Rp 481 miliar atau turun 57% dibandingkan tahun 2017 yang merupakan hasil dari membaik-nya kualitas aktiva produksi bank," kata Kostaman di Menara Bank Mega, Kamis (28/2).
Sepanjang 2018 Bank Mega menyalurkan kredit sebanyak Rp 42,25 triliun, naik 19,96% atau setara dengan Rp 35,22 triliun. Sementara dana pihak ketiga turun tipis sebesar 0,89% menjadi Rp 60,73 triliun dari Rp 61,28 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Adapun NPL Gross tutup 2018 mencapai 1,60% dari sebelumnya sebesar 2,01%. (hps/hps) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Lampaui Industri, Begini Kinerja Bank Mega di 2020
Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan peningkatan laba bersih ini didorong oleh adanya kenaikan pendapatan bunga sebesar 5,93% dari Rp 6,39 triliun menjadi Rp 6,77 triliun di tahun ini yang disebabkan pertumbuhan kredit.
"Peningkatan laba juga disebabkan ada-nya penurunan biaya cadangan kerugian penurunan aktiva produksi (CKPN) sebesar Rp 481 miliar atau turun 57% dibandingkan tahun 2017 yang merupakan hasil dari membaik-nya kualitas aktiva produksi bank," kata Kostaman di Menara Bank Mega, Kamis (28/2).
Adapun NPL Gross tutup 2018 mencapai 1,60% dari sebelumnya sebesar 2,01%. (hps/hps) Add
source on Google