Internasional

China Blok Batu Bara, Australia Gerak Cepat Kalemkan Investor

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
22 February 2019 17:23
China Blok Batu Bara, Australia Gerak Cepat Kalemkan Investor
Sydney, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Jumat (22/2/2019) berupaya meredakan kekhawatiran tentang keretakan hubungan yang lebih mendalam dengan China setelah batu bara asal Negeri Kanguru itu dilarang masuk pelabuhan Dalian di utara China.

Hal itu menghantam eksportir batubara dan dolar Australia.

Mata uang Australia terkoreksi lebih dari 1% ke level terendah 10-hari menjadi US$0,7070 pada hari Kamis setelah Reuters melaporkan bahwa pabean di pelabuhan China telah melarang impor dari komoditas ekspor terbesar Australia sejak awal Februari.


China adalah pembeli batu bara Australia terbesar, yang mengambil 89 juta ton tahun lalu senilai AU$ 15 miliar (US$ 10,7 miliar), menurut data dari Biro Statistik Australia, dilansir dari Reuters.


Langkah Dalian terjadi setelah pelabuhan-pelabuhan utama di wilayah lain di China memperpanjang waktu clearing untuk batu bara Australia dan memicu kekhawatiran bahwa Beijing menggunakan strategi perdagangan untuk menghukum Australia di tengah-tengah memburuknya hubungan bilateral kedua negara baru-baru ini.

Namun, Morrison pada hari Jumat mengatakan tidak ada yang menyebut langkah itu di luar kebiasaan. Negara itu telah meminta duta besarnya untuk China untuk segera mengklarifikasi hal tersebut.

"Orang-orang harus berhati-hati untuk mengambil kesimpulan tentang hal ini. Ini bukan pertama kalinya bahwa kadang-kadang pelabuhan lokal membuat keputusan tentang masalah ini," kata Morrison kepada wartawan di Auckland.

Ketegangan muncul pada tahun 2017 ketika Canberra menuduh Beijing mencampuri urusan dalam negerinya, dan hubungan itu memburuk lagi tahun lalu saat Australia melarang perusahaan teknologi China Huawei untuk mengembangkan jaringan broadband 5G-nya.

China Blok Batu Bara, Australia Gerak Cepat Kalemkan InvestorFoto: Aristya Rahadian Krisabella

Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham mengatakan keterlambatan ekspor batu bara ke China disebabkan oleh kuota impor.

"Kami tidak memiliki dasar untuk percaya bahwa ada larangan ekspor batubara Australia ke China, atau ke bagian mana pun dari China," katanya kepada wartawan.

Saham-saham emiten batu bara di bursa Australia terpukul kabar tersebut hari Jumat meskipun mereka kemudian mampu menipiskan kekalahannya di akhir perdagangan.

Stanmore Coal anjlok lebih dari 7% sebelum ditutup turun 2,1%. New Hope Corp jatuh 3,6% dan Yancoal kehilangan 3% meskipun mengatakan perusahaannya tidak langsung terdampak.


Saksikan video tanggapan INDY mengenai larangan impor batu bara China berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading