China Blokir Batu Bara Australia, INDY: Ada Potensi RI Masuk

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
22 February 2019 13:20
China Blokir Batu Bara Australia, INDY: Ada Potensi RI Masuk
Jakarta, CNBC Indonesia- Kebijakan China memblokir pasukan batu bara di Australia bisa jadi berdampak positif ke pasar batu bara Indonesia.

Presiden Direktur PT Indika Energy. Tbk (INDY) Arsjad Rasjid dalam wawancara khusus dengan CNBC Indonesia TV pada Rabu (20/2/2019) mencium adanya potensi RI untuk masuk gantikan Australia ke pasar China.




"Suatu keberuntungan untuk Indonesia, tapi di sisi lain kita harus waspada karena tren harga batu bara dalam beberapa tahun belakangan ini sangat fluktuatif," ujat Arsjad, Rabu (20/2/2019).

Ia menjelaskan harga batu bara sangat fluktuatif, hingga perusahaan harus tetap menjaga ketangkasannya. Bisa saja saat ini Australia dan China tidak baik, tapi pekan depan sudah pulih lagi. "Yang tadinya peluang buat Indonesia malah diambil lagi dengan Australia."

Jadi, lanjutnya, yang harus disiasati adalah biaya produksinya. Dibuat efisien agar ketika harga fluktuatif bisa selalu dijaga.

Indonesia untungnya punya karakter batu bara yang menarik, beda dengan Australia dan China. Yakni dari sisi kalori dan sulfur kontennya yang cukup rendah. "Misal China produksi batu bara tapi begitu mereka tetap harus blending batu bara Indonesia karena sulfur konten mereka tinggi, Indonesia rendah. Ini keuntungan yang dimiliki Indonesia," jelasnya.

Reuters melaporkan, Kamis (21/2/2019), bahwa kepabeanan di pelabuhan China, Dalian, telah melarang impor batu bara Australia sejak Februari dan akan membatasi impor dari semua sumber hanya 12 juta ton hingga akhir 2019.

Laporan itu juga mengatakan pelabuhan-pelabuhan besar lainnya di China telah memperpanjang masa clearing untuk batu bara Australia menjadi sedikitnya 40 hari.

Pada Jumat pagi, dolar Australia diperdagangkan di US$0,7092 sementara saham-saham batu bara negara tersebut dilanda aksi jual, dilansir dari CNBC International.

China membeli 28,26 juta ton cooking coal dari Australia di 2018, sekitar 43,5% dari total impor batu bara Negeri Tirai Bambu, menurut data kepabeanan.

Saksikan video Indy tanggapi pembatasan batu bara Australia oleh China di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC] (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading