Analisis Teknikal

Saham ENRG & MAIN Meroket, Mampukah Naik Lebih Tinggi Lagi?

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
14 February 2019 08:48
Saham ENRG & MAIN Meroket, Mampukah Naik Lebih Tinggi Lagi?
Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan Rabu kemarin, (13/2/2019), terdapat dua saham yang harganya naik sangat tinggi. Secara persentase kenaikan dua saham tersebut masuk dalam jajaran top gainers, disertai dengan peningkatan volume yang juga signifikan.

Untuk melihat prospek pergerakannya pada hari ini, Tim Riset CNBC Indonesia melakukan analisis secara teknikal terhadap dua saham tersebut, yakni perusahaan energi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan emiten pakan ternak PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) tersebut. Berikut analisisnya:

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)


Sumber: Refinitiv
Saham berkode ENRG tiba-tiba mengalami lonjakan harga sangat fantastis pada perdagangan kemarin, Rabu (13/2/2019). Saham tersebut naik 15 poin (+18,51%) ke level Rp 96/saham.


Volume transaksi ENRG meningkat sangat tinggi hingga Rp 10 miliar, jauh lebih tinggi dibandingkan nilai sebelumnya yang hanya Rp 1,7 miliar. Secara teknikal, kenaikan volume menandakan optimisme pelaku pasar saham pada saham tersebut.

Peluang ENRG berpotensi menguat masih ada, kendati tidak sekencang kemarin. Pola lilin putih panjang (long white candle) disertai dengan ekor mengindikasikan penguatan, tapi beberapa investor juga ada yang melakukan profit taking pada saham tersebut.

Posisinya masih kokoh bergerak di atas rata-rata nilainya selama lima hari (moving average five/MA5), atau dalam jangka pendek mempunyai kecenderungan masih menguat. Pergerakannya berpotensi antara Rp 90-105/saham.


2. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)

Sumber: Refinitiv
Saham yang bergerak dalam industri poultry tersebut juga mengalami lonjakan harga harga yang signifikan. MAIN ditutup naik 215 poin (+12,79%) ke level harga Rp 1.895/unit saham.

Berdasarkan grafik yang terbentuk, MAIN berpotensi melanjutkan penguatan. Terbentuknya pola lilin putih penuh (white marubozu), menandakan lanjutan pergerakan tren naik masih terjadi, di mana saham tersebut memang dalam tren kenaikan.

Posisinya yang masih kokoh bergerak di atas rata-rata nilainya selama lima hari (moving average five/MA5), juga mengindikasikan saham tersebut masih bullish.

TIM RISET CNBC INDONESIA (yam/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading