GAPKI: Ekspor Minyak Sawit RI 2018 34,71 Juta Ton, Tumbuh 8%

Market - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
06 February 2019 14:36
GAPKI: Ekspor Minyak Sawit RI 2018 34,71 Juta Ton, Tumbuh 8%
Jakarta, CNBC Indonesia - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) melaporkan ekspor minyak kelapa sawit Indonesia secara keseluruhan (CPO dan produk turunannya, biodiesel dan oleochemial) membukukan kenaikan sebesar 8% dari 32,18 juta ton pada 2017 menjadi 34,71 juta ton pada tahun 2018.

Demikian siaran pers GAPKI yang diterima CNBC Indonesia di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

GAPKI mencatat peningkatan yang paling signifikan secara persentase dicatatkan oleh biodiesel, yaitu sebesar 851% atau dari 164 ribu ton pada 2017 menjadi 1,56 juta ton pada tahun 2018.

"Peningkatan ekspor biodiesel disebabkan Indonesia memenangkan kasus tuduhan anti-dumping biodiesel oleh Uni Eropa di WTO," tulis GAPKI.


Peningkatan ekspor juga diikuti oleh produk turunan CPO (refined CPO dan lauric oil) sebesar 7% atau dari 23,89 juta ton pada 2017 menjadi 25,46 juta ton pada 2018. Ekspor oleochemical juga mencatatkan kenaikan 16% dari 970 ribu ton pada 2017 menjadi 1,12 juta ton pada 2018.

GAPKI: Ekspor Minyak Sawit RI 2018 34,71 Juta Ton, Tumbuh 8%Foto: Ilustrasi Kelapa Sawit (REUTERS/Luis Echeverria)


Sebaliknya, untuk produk CPO membukukan penurunan sebesar 8% atau dari 7,16 juta ton pada 2017 menjadi 6,56 juta ton pada 2018.

"Penurunan ekspor CPO menunjukkan bahwa industri hilir sawit Indonesia terus berkembang sehingga produk dengan nilai tambah/produk turunan lebih tinggi ekspornya dibandingkan dengan minyak mentah sawit (CPO)," tulis GAPKI.
Simak wawancara dengan CFO SSMS terkait industri kelapa sawit di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading