Rusia Ingkar Janji Pangkas Produksi, Harga Minyak Melemah

Market - Taufan Adharsyah, CNBC Indonesia
04 February 2019 09:08
Rusia Ingkar Janji Pangkas Produksi, Harga Minyak Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan pagi hari ini, Senin (4/1/2019), kembali melemah.

Hingga pukul 08:45 WIB, harga minyak mentah jenis Brent amblas 0,53% ke posisi US$ 62,42/barel, setelah ditutup menguat 3,14% pada akhir pekan lalu. Sedangkan harga minyak mentah jenis lightsweet (WTI) juga turun 0,45% ke level US$ 55,01/barel, setelah sempat menguat 2,73% pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Selama sepekan, harga minyak tercatat menguat sekitar 5%, sedangkan sejak awal tahun harga si emas hitam ini sudah naik sekitar 18,58%.




Melemahnya harga minyak disebabkan oleh rilis data Kementerian Energi Rusia pada Sabtu lalu (2/2/2019) yang memperlihatkan bahwa produksi minyak Negeri Beruang Merah tersebut hanya terpangkas 35.000 barel/hari dibandingkan tingkat produksi pada bulan Oktober 2018, mengutip Reuters.

Padahal sesuai perjanjian dengan OPEC pada awal Desember lalu, kuota pemangkasan produksi Rusia adalah sebesar 230.000 barel/hari yang dimulai pada Januari 2019.

Namun harga minyak juga terbantu oleh beberapa sentimen positif, membuat pelemahan harga tidak terlalu dalam.

Aura positif damai dagang Amerika Serikat (AS)-China memberikan harapan pelaku pasar bahwa perlambatan ekonomi dunia di tahun ini dapat direm.

Pasalnya, pascapertemuan terakhir antara 2 delegasi dagang kedua negara, Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping dalam waktu dekat untuk mengukuhkan kesepakatan.

Selain itu, minggu lalu perusahaan Energi Baker Huges mencatatkan bahwa jumlah rig minyak yang aktif berproduksi di AS pada minggu yang berakhir pada 1 Februari telah berkurang sebanyak 15 unit.

Berarti hingga saat itu, jumlah rig minyak yang aktif di AS hanya tinggal 847, yang merupakan jumlah paling sedikit sejak Mei 2018.

Turunnya jumlah rig mengindikasikan produksi minyak AS yang dapat ikut diperketat. Dengan begini, kekhawatiran pasar akan banjirnya pasokan minyak dapat dikurangi.

TIM RISET CNBC INDONESIA (taa/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading