Rogoh Rp 2,1 T, Dharma Satya Resmi Caplok 2 Perusahaan CPO

Market - tahir saleh, CNBC Indonesia
15 January 2019 11:56
Rogoh Rp 2,1 T, Dharma Satya Resmi Caplok 2 Perusahaan CPO
Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten perkebunan dan produk kayu PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) resmi mengakuisisi 100% saham PT Bima Palma Nugraha (BPN) dan PT Bima Agri Sawit (BAS) di Kalimantan Timur dengan nilai investasi sebesar Rp 2,1 triliun.

Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo mengatakan perseroan melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli (PJB) dengan BPN dan BAS pada 12 Desember 2018.

"Perseroan meneken PJB terkait dengan pengambilalihan 100% BPN dengan hasil perhitungan sebesar Rp 1,4 triliun dan Rp 700 miliar untuk perhitungan harga BAS," kata Andrianto dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/1/2019).

Dengan demikian, dana yang digelontorkan perusahaan untuk akuisisi ini mencapai Rp 2,1 triliun dari kas perusahaan. Data laporan keuangan September DSNG mencatat, kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp 335 miliar dari akhir 2017 sebesar Rp 381 miliar.

Andrianto mengatakan dampak akuisisi tersebut terhadap kinerja perusahaan yakni dapat meningkatnya jumlah lahan tertanam dan produksi minyak sawit mentah (CPO).

"Dampak terhadap kondisi keuangan, akan meningkatkan nilai penjualan perseroan karena pertambahnya volume produksi CPO."


Dharma Satya Nusantara adalah emiten di Bursa EFek Indonesia, didirikan pada 29 September 1980, dan aktif dalam bisnis CPO dan produk kayu. Saat ini perusahaan mengoperasikan 13 perkebunan dan 7 pabrik kelapa sawit dengan total kapasitas 450 ton per jam.
(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading