Internasional

Wall Street Rugi Rp 42.050 T, Trump: Sebuah Kesalahan

Market - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
03 January 2019 15:27
Wall Street Rugi Rp 42.050 T, Trump: Sebuah Kesalahan
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Donald Trump mengatakan koreksi bursa saham Amerika Serikat (AS) pada Desember 2018 merupakan sebuah 'kesalahan' dan seharusnya kembali pulih ketika tercapai kesepakatan dagang dengan China.

"Negara kami jauh lebih baik daripada negara lain di dunia. Kami menjadi pembicaraan dunia," kata Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari CNBC International, Kamis (3/1/2019). "Kami memiliki sedikit kesalahan di pasar saham bulan lalu, tetapi kami (Wall Street) masih naik sekitar 30% sejak saya terpilih."

"Ini akan naik setelah kita menyelesaikan masalah perdagangan dan beberapa hal berhasil dicapai," kata Trump. "[Kami] masih harus menempuh jalan panjang."


Kinerja S&P 500 pada Desember amblas 9% lebih, terburuk sejak 1931. Menurut Howard Silverblatt dari Indeks Dow Jones S&P, saham AS rugi sekitar US$ 2,9 triliun bulan lalu atau setara Rp 42.050 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.500).

Kerugian itu juga mendorong indeks saham secara luas mencatatkan kinerja tahunan terburuknya sejak 2008, ketika anjlok lebih dari 38%. Untuk 2018, S&P 500 telah anjlok sebanyak 6,2%.

Saham turun tajam pada bulan Desember karena investor dihantui kekhawatiran bahwa Federal Reserve mungkin membuat kesalahan kebijakan moneter, takut akan kemungkinan perlambatan ekonomi, dan was-was mengenai hasil negosiasi perdagangan yang sedang berlangsung antara China dan Amerika Serikat.

China dan AS sepakat untuk melakukan gencatan senjata 90 hari pada 1 Desember untuk mengupayakan dan mencapai kesepakatan dagang permanen. Kedua negara telah mengenakan tarif barang bernilai miliaran dolar dari masing-masing negara.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading