Masih Kesal, Trump Kembali Caci Maki The Fed

Market - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
26 December 2018 06:39
Masih Kesal, Trump Kembali Caci Maki The Fed
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan kembali bahwa bank sentral Federal Reserve menaikkan suku bunganya terlalu cepat. Namun, ia juga mengatakan perusahaan-perusahaan AS adalah yang terbaik di dunia dan menawarkan kesempatan beli yang luar biasa bagi investor.

"Mereka [The Fed] menaikkan suku bunga terlalu cepat karena mereka pikir perekonomian sedang baik. Namun saya rasa mereka akan segera memahaminya," kata Trump kepada wartawan di Oval Office, Selasa (25/12/2018), dilansir dari CNBC International.



"Saya memiliki keyakinan yang besar terhadap perusahaan-perusahaan kita. Kita memiliki perusahaan, yang terbaik di dunia, dan mereka berkinerja sangat baik. Mereka memiliki angka-angka yang mencetak rekor. Jadi, saya kira ini adalah kesempatan yang luar biasa untuk membeli [sahamnya]," kata Trump setelah berbicara dengan para tentara AS di. luar negeri melalui video conference.


Saham-saham AS anjlok parah dalam beberapa pekan terakhir akibat kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi. Trump telah beberapa kali menyalahkan The Fed sebagai penyebab timbulnya berbagai tantangan perekonomian.

Ia juga secara terbuka mengritik Gubernur The Fed Jerome Powell yang ia tunjuk sendiri.

Masih Kesal, Trump Kembali Caci Maki The FedFoto: REUTERS/Carlos Barria

Berbagai media melaporkan bahwa Trump telah membicarakan kemungkinan memecat Powell dan pada Agustus lalu ia mengatakan tidak senang dengan bos bank sentral AS itu.

Hari Senin, Trump mengatakan "Satu-satunya masalah dalam ekonomi kita adalah The Fed."

Tiga indeks acuan Wall Street ditutup terjun bebas 2% lebih sehari sebelum libur Natal Senin lalu. Dow Jones Induatrial Average amblas 2,91%, S&P 500 minus 2,71%, dan Nasdaq terperosok 5,14%.

S&P 500 sendiri telah kehilangan sekitar 19,8% sejak ditutup di level tertingginya 20 September lalu.



The Fed kembali menaikkan suku bunganya pekan lalu sebagaimana perkiraan pasar. Bank sentral AS diproyeksikan akan kembali menaikkan bunga acuannya tiga kali tahun depan dari sebelumnya empat kali.

Namun, pelaku pasar tetap kecewa sebab mereka memperkirakan tidak akan ada kenaikan lagi tahun depan.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading