MARKET DATA

Simak! Ini Sentimen yang Bisa Bawa IHSG Ditutup Melemah

Anthony Kevin,  CNBC Indonesia
12 December 2018 14:41
Simak! Ini Sentimen yang Bisa Bawa IHSG Ditutup Melemah
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Pergerakan pasar obligasi AS masih menunjukkan indikasi datangnya resesi. Pada perdagangan hari ini spread yield obligasi tenor 3 bulan dan 10 tahun adalah sebesar -45 bps (belum terjadi inversi), belum beranjak dari posisi per akhir perdagangan kemarin (11/12/2018). Posisi ini jauh lebih tipis dibandingkan posisi per awal bulan lalu yang sebesar -82 bps.

Sebagai catatan, pergerakan spread yield obligasi tenor 3 bulan dan 10 tahun begitu dicermati pelaku pasar lantaran konfirmasi datang atau tidaknya resesi bisa berasal dari situ. Ketika inversi terjadi, kemungkinan besar resesi akan datang.

Sebelumnya, indikasi awal datangnya resesi sudah terlihat dari inversi pada spread yield obligasi AS tenor 3 dan 5 tahun. Pada akhir perdagangan tanggal 4 Desember, spread yield obligasi AS tenor 3 dan 5 tahun adalah sebesar 2 basis poin (bps).

Melansir CNBC International yang mengutip Bespoke, dalam 3 resesi terakhir, inversi pertama spread yield obligasi tenor 3 dan 5 tahun datang rata-rata 26,3 bulan sebelum resesi dimulai.
(ank/hps) Add logo_svg as a preferred
source on Google


Most Popular
Features