Saham Pilihan Broker

Banyak Sentimen Negatif, Mari Simak Rekomendasi 5 Broker

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
11 December 2018 08:51
Banyak Sentimen Negatif, Mari Simak Rekomendasi 5 Broker
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham domestik pada perdagangan hari ini menurut sebagian pelaku pasar berpotensi dibuka di zona merah sama seperti bursa asia lainnya. Secara umum sentimen di pasar memang ramai dengan berita negatif.

Mampukah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dan bermain di zona positif hari ini? Mari simak ulasan dan rekomendasi saham dari lima broker berikut ini.

1. Profindo Sekuritas
IHSG pada perdagangan kemarin ditutup melemah tipis mengikuti penurunan di bursa Asia yang dipicu aksi jual investor karena masih adanya tanda-tanda resesi di AS.


Penurunan IHSG dipimpin pelemahan sektor aneka industri dan keuangan. Asing mencatatkan net sell sebesar Rp 1,05 triliun dengan saham BBCA dan BBRI menjadi net top seller, sedangkan saham INKP dan MDKA menjadi net top buyer.

Harga minyak mentah ditutup melemah dipengaruhi oleh kejatuhan di bursa global akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi dan ketidakpastian Brexit membuat para pelaku pasar gelisah terkait prospek permintaan ke depan.

Kami memperkirakan indeks pada hari ini menguat terbatas dengan range pergerakan 6080-6140.

Saham yang diperhatikan adalah
  • MAIN (buy)
  • UNTR (SoS)
  • INCO (SoS)
  • LPPF (buy)
  • TLKM (SoS)
  • PPRO (buy)

2. Panin Sekuritas
IHSG ditutup menurun sebesar 14,99 poin (-0.245%) menuju 6.111,36 pada perdagangan hari Senin 10 Desember 2018 kemarin. Lagi, IHSG bertahan dari "badai" sentimen negatif eksternal.

Secara teknikal IHGS membentuk pola hammer yang mengindikasikan rebound. Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.050-6.150.

Saham-saham pilihan
  • LSIP: menguat menembus MA60 pada perdagangan kemarin. Sentimen positif dari penguatan CPO, dan hari ini penguatan berpotensi berlanjut. Rekomendasi: buy 1200 s/d 1220, TP 1285 s/d 1300, stop loss <1170.
  • MAIN: membentuk pola bullish engulfing yang merupakan sinyal penguatan lanjutan melihat tren saham ini sudah menguat sejak awal Juli. Rekomendasi: buy 1350, TP 1400 s/d 1500, stop loss <1250.
  • HOKI menguji resistance MA20 (bagian dilingkari) yang menjadi titik tentu apakah kenaikan saham ini akan berlanjut atau tidak. Jika breakout maka uptrend jangka pendek telah terbentuk. Rekomendasi: buy on breakout 730, TP 800 s/d 840, stop loss <680.
3. Reliance Sekuritas Indonesia
Kemarin mayoritas indeks Asia ditutup melemah. Indeks Nikkei (-2.12%), TOPIX (-1.89%), Hangseng (-1.19%) dan Shanghai (-1.16%) tertekan cukup psimis ditengah ketegangan AS-China pada kasus Huawei.

Investor juga kembali berspekulasi pada masa depan Fed Rate yang akan diperlambat ditengah tensi perdagangan global dan perlambatan permintaan di China serta kinerja manufakturnya.

Meskipun ditutup melemah candlestick yang terbentuk pada pergerakan IHSG diawal pekan yakni bullish candle dengan indikasi konsolidasi pada level support dan mencoba bertahan di atas level MA200.

Indikator Stochastic dan RSI menjadi beban pergerakan dengan signal dead-cross dan bearish reversal momentum yang berada pada area overbought.

Sehingga peluang penguatan IHSG akan sangat terbatas dengan bayangan koreksi jika break out support 6100. Pada pergerakan selanjutnya IHSG akan berada dikisaran 6100-6160.

Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya:
  • TBLA
  • TKIM
  • TLKM
  • AKRA
  • ADRO
4. MNC Sekuritas
Kembali terdepresiasinya rupiah terhadap dolar AS ke level Rp 14.550/US$ serta jatuhnya harga minyak sebesar 2,7%, nikel turun 1,57%, timah turun 0.2%, emas turun 0,36% saat bursa regional pagi ini juga koreksi, menjadi faktor negatif bagi IHSG. Hari ini pergerakan IHSG perkirakan berpeluang sideways cenderung melemah terbatas.

Rekomendasi saham:
  • ICBP
  • UNTR
  • BRPT
  • AALI
  • LSIP
  • PTBA
5. PT Valbury Sekuritas Indonesia
Ada beberapa sentimen dari dalam dan luar negeri yang akan mempengaruhi arah pergerakan IHSG hari ini. Diantaranya, OPEC bersama aliansi termasuk Rusia, sepakat untuk memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) selama enam bulan pertama di 2019.

Pengurangan volume produksi itu dalam menghadapi permintaan berulang Presiden AS Donald Trump untuk harga minyak yang lebih rendah. Keputusan OPEC dan aliansinya ini, mempengaruhi harga minyak dunia, dan dampaknya bisa berimbas bagi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Selaitn itu, perundingan perdagangan AS-China harus mencapai kesepakatan pada 1 Maret mendatang, jika tidak mencapai kesepakatan dikhawatirkan AS akan mengenakan tarif baru terhadap produk China.

Penangkapan Chief Financial Officer Huawei Meng Whanzou oleh Kanada yang dilakukan atas permintaan AS, ditanggapi serius oleh China. China dengan tegas meminta pihak Kanada untuk segera melepas orang yang ditangkap ini dan melindungi hak-haknya, jika tidak maka Kanada harus menerima tanggung jawab penuh untuk konsekuensi serius yang ditimbulkan.

Dari sentimen di atas kekhawatir pasar berkenaan dengan penangkapan seorang eksekutif puncak di Huawei sedikit mereda, tercermin saham AS menguat terbatas pada Senin. Sentimen ini dapat membawa katalis positif bagi pasar Asia serta membuka peluang bagi IHSG untuk naik pada perdagangan saham hari ini.
  • TLKM: Trading Buy, Close 3680, TP 3730
  • ASII: Trading Buy, Close 8150, TP 8325
  • BBNI : Trading Buy, Close 8575, TP 8850
  • BBCA:  Trading Buy, Close 25900, TP 26500
  • JPFA:  Trading Buy, Close 2240, TP 2290
  • MAIN:  Trading Buy, Close 1355, TP 1375
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading