Terimbas Sentimen The Fed, Bursa Tokyo Ditutup Menguat

Market - Rehia Indrayanti Beru Sebayang, CNBC Indonesia
07 December 2018 15:12
Terimbas Sentimen The Fed, Bursa Tokyo Ditutup Menguat Foto: Ilustrasi Bursa Tokyo (REUTERS/Issei Kato)
Tokyo, CNBC Indonesia - Bursa saham Tokyo ditutup menguat, Jumat (7/12/2018). Salah satu faktor pendorong adalah laporan yang mengindikasikan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve dapat menunda kenaikan suku bunga acuan.

Dilansir AFP, indeks acuan Nikkei 225 ditutup naik tipis 0,82% atau 177,06 poin ke level 21,678.68. Selama seminggu, indeks telah terkoreksi 3,01%. Indeks Topix naik 0,61%, atau 9,85 poin ditutup ke level 1.620,45. Selama seminggu, indeks turun 2,82%.

"Saham Jepang naik karena ekspektasi bahwa penurunan bursa saham AS baru-baru ini dapat reda setelah Dow ditutup turun, tetapi kurang dari yang diantisipasi," kata Okasan Online Securities dalam rilisnya.



Di New York, Dow berakhir turun 0,3% pada 24.947,67 dan S&P ditutup melemah 0,2%, tetapi Nasdaq berakhir naik 0,4%. Dolar diperdagangkan pada 112,86 yen di akhir perdagangan Asia lebih tinggi sedikit dibandingkan 112,69 yen di New York pada Kamis malam.

Di Tokyo, saham SoftBank turun 2,09% menjadi 8.929 yen. Saham pesaing SoftBank ditutup lebih tinggi dengan NTT Docomo naik 1,27% pada 2.582 yen dan KDDI naik 0,45% pada 2.640 yen.


Terimbas Sentimen The Fed, Bursa Saham Tokyo Ditutup MenguatFoto: Ilustrasi Bursa Tokyo (REUTERS/Issei Kato)


Saham Nissan ditutup pada 9,783.3 yen atau turun 0,02%. Hal itu setelah laporan Jaksa Jepang akan menjatuhkan hukuman pada Nissan beserta mantan bosnya Carlos Ghosn dan tangan kanannya, Greg Kelly.

Perusahaan akan mengadakan konferensi pers pada Jumat ini untuk membahas masalah dengan inspeksi kendaraan. Saham raksasa gim Nintendo melonjak 3% menjadi 32.880 yen dan Fast, operator perusahaan pakaian kasual Uniqlo, naik 2,94% menjadi 58.990 yen.
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading