BRI Buka-Bukaan Soal Transformasi dan Inklusi Keuangan

Market - Bernhart Farras Sukandar, CNBC Indonesia
07 December 2018 14:28
BRI Buka-Bukaan Soal Transformasi dan Inklusi Keuangan Foto: Laporan keuanga kuartal III Bank BRI (CNBC Indonesia/ Monica Wareza)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengaku terus melakukan tranformasi guna mengembangkan bisnis miliknya dan melakukan inklusi ke segmen menengah kebawah.

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI menyebut, pihaknya terus menyasar segmen tersebut melalui jaringan yang tersebar di pelosok melalui agen Brilink miliknya.

"Perbankan itu kita transformasi mikro, dimana kita akan lebih melayani kebawah dan menginklusi keuangan ke pelosok. Walau 60 juta sudah masuk bisnis kita ada 40 juta yang belum terjamah dan ini perlu bertransformasi untuk memasuki segmen itu. Kita juga terus memperkuat pasar," kata Haru dalam acara Talkshow dan Book Launching Infobank Top 56 CEO BUMN di Jakarta, Kamis (6/12/2018) malam.


Sementara itu dalam menghadapi tren distrupsi digital saat ini, pihaknya juga terus mengembangkan perbankan digital guna terus menjangkau nasabah. BRI mengaku juga terus menjalin kerjasama dengan beberapa fintech.

"Kedua bahwa ada distrupsi sedikit banyak walau belum besar ini sebuah hal yg kita rangkul ada salah satu fintech lending udah mulai kita ajak kerjasama," kata Haru.

Tak hanya itu, pihaknya juga terus memperkuat jaringan dengan memanfaatkan satelit miliknya guna lebih melancarkan transaksi nasabah setianya.

Bank BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp808,9 triliun atau naik sebesar 16,5 persen pada kuartal III-2018 dengan fokus ke segmen UMKM yang mencapai Rp 621,8 triliun atau 76,9%.

Hingga akhir September 2018, tercatat BRI berhasil menyalurkan KUR senilai Rp 69 triliun atau 86,6% dari target penyaluran tahun 2018 sebesar Rp 79,7 triliun. KUR tersebut disalurkan kepada lebih dari 3,4 juta debitur. (dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading