Abaikan Pelemahan Bursa Regional, IHSG Menguat Tipis 0,01%

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
04 December 2018 09:43
IHSG dibuka menguat tipis 0,01% ke level 6.118.63.
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 0,01% ke level 6.118.63. IHSG lantas mengabaikan pelemahan yang terjadi pada bursa saham utama kawasan regional.

Indeks Nikkei mengawali perdagangan dengan dibuka turun 0,18%, indeks Shanghai turun 0,12%, indeks Hang Seng turun 0,23%, indeks Strait Times turun 0,03%, dan indeks Kospi turun 0,29%.

Sejatinya, sentimen memang cukup kondusif bagi investor untuk terus melakukan aksi beli di pasar saham Asia, seiring dengan hubungan AS-China yang kian mesra. Mengutip Reuters, China bersedia meningkatkan impor produk-produk asal AS senilai US$ 1,2 triliun. Tidak hanya itu, China (seperti yang sudah disebutkan oleh Presiden AS Donald Trump sebelumnya) juga akan menghapus bea masuk untuk impor mobil dan hambatan non-tarif.


"Kami ingin tarif bea masuk (otomotif) turun ke 0%. Saya bisa katakan bahwa Presiden Xi tidak pernah begitu terlibat, dan kata yang mereka sebutkan adalah 'secepatnya'," tegas Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, dikutip dari Reuters.

Washington pun semakin optimistis bahwa China mampu lebih membuka perekonomian mereka. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengungkapkan bahwa Presiden China Xi Jinping menunjukkan komitmen tersebut kala berbincang dengan Trump di Buenos Aires.

"Sepertinya ini adalah kali pertama kami merasakan adanya komitmen. Tampaknya ini akan menjadi kesepakatan yang sesungguhnya," ujar Mnuchin, mengutip Reuters.

Lebih lanjut, rilis data ekonomi di kawasan Asia juga mendukung bagi investor untuk melakukan aksi beli. Kemarin, angka final untuk Nikkei Manufacturing PMI Jepang periode November 2018 diumumkan di level 52,2, mengalahkan konsensus yang sebesar 51,8, seperti dilansir dari Trading Economics.

Kemudian, Caixin Manufacturing PMI China periode November 2018 diumumkan sebesar 50,2, lebih tinggi ketimbang konsensus yang dihimpun Reuters yang sebesar 50.

TIM RISET CNBC INDONESIA

[Gambas:Video CNBC]



(ank/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading