Bursa Singapura Dibuka Turun 0,16%, Investor Profit Taking?
Roy Franedya,
CNBC Indonesia
19 November 2018 08:28
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Singapura dibuka koreksi pada perdagangan awal pekan ini. Indeks Straits Times dibuka turun 0,16% ke level 3.084,34 poin.
Pelemahan bursa Singapura dipimpin sektor industrial yang anjlok 1,34%, sektor konsumer non-siklus yang turun 0,31% dan sektor finansial yang turun 0,18%. Sisanya berada di zona hijau.
Koreksi pada awal perdagangan pekan ini dikarenakan investor memilih untuk merealisasikan keuntungan setelah dua hari sebelumnya Indeks Straits Time ditutup menguat, dengan kenaikan hampir 1,3%.
Selain itu, investor masih mencermati perundingan dagang antara Amerika Serikat dengan China. Pemimpin kedua negaa sudah sepakat berberdiskusi di sela pertemua G-20 di Argentina akhir bulan ini.
Namun, pemerintahan Trump memastikan meski perundingan tercapai kata sepakat belum tentu tarif akan berkurang.
Investor juga memantau perkembangan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) yang masih abu-abu karena bisa saja tidak ada kenaikan di bulan Desember. Namun masih ada peluang kenaikan untuk mengendalikan inflasi AS.
(roy/roy) Add
as a preferred
source on Google
Next Article
Ini Ketentuan Trading Halt di Berbagai Bursa Saham Dunia
Pelemahan bursa Singapura dipimpin sektor industrial yang anjlok 1,34%, sektor konsumer non-siklus yang turun 0,31% dan sektor finansial yang turun 0,18%. Sisanya berada di zona hijau.
Selain itu, investor masih mencermati perundingan dagang antara Amerika Serikat dengan China. Pemimpin kedua negaa sudah sepakat berberdiskusi di sela pertemua G-20 di Argentina akhir bulan ini.
Namun, pemerintahan Trump memastikan meski perundingan tercapai kata sepakat belum tentu tarif akan berkurang.
Investor juga memantau perkembangan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed) yang masih abu-abu karena bisa saja tidak ada kenaikan di bulan Desember. Namun masih ada peluang kenaikan untuk mengendalikan inflasi AS.
(roy/roy) Add
source on Google