Pemilu Sela AS Direspons Negatif, Wall Street Akan Melemah

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
08 November 2018 20:30
Pemilu Sela AS Direspons Negatif, Wall Street Akan Melemah
Jakarta, CNBC Indonesia - Wall Street akan dibuka melemah pada perdagangan hari ini: kontrak futures Dow Jones mengimplikasikan penurunan sebesar 12 poin pada saat pembukaan, sementara S&P 500 dan Nasdaq diimplikasikan turun masing-masing sebesar 8 dan 32 poin.

Midterm elections alias pemilu sela AS nampaknya sudah mulai direspons negatif oleh pelaku pasar. Kini, posisi mayoritas di House of Representatives dipegang oleh Democratic setelah sebelumnya dipegang oleh Republican, sementara Republican mempertahankan posisi mayoritasnya di Senate.

Dengan House of Representatives dikuasai oleh Democratic, kebijakan-kebijakan pro pertumbuhan ekonomi seperti pemotongan tingkat pajak memang akan menjadi sulit untuk diloloskan.


Sebagai informasi, sekitar 2 minggu menjelang midterm elections, Presiden AS Donald Trump menebar wacana untuk memangkas pajak penghasilan individu kelas menengah sebesar 10%.

Lebih lanjut, jika Trump berusaha mendongkrak perekonomian melalui belanja secara jor-joran, langkah ini kemungkinan besar juga akan dijegal oleh Democratic. Pasalnya, defisit anggaran di Negeri Paman Sam sudah begitu tinggi.

Pada tahun fiskal 2018, defisit anggaran di AS tercatat sebesar US$ 729 miliar, naik 17% dari posisi tahun fiskal 2017 dan merupakan yang terbesar sejak 2012.

Memang, pada Rabu (7/11/2018) Presiden AS Donald Trump dan House Minority Leader Nancy Pelosi bersikeras bahwa mereka bisa bekerja sama di bidang-bidang seperti belanja infrastruktur dan jaminan kesehatan.

Namun, kelanjutan dari hal ini masih menjadi tanda tanya besar mengingat Democratic mungkin akan melakukan penyelidikan terhadap berbagai isu yang lekat dengan Trump, seperti peran Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016, insider trading yang melibatkan orang-orang dekat sang presiden, hingga pembayaran pajak.

Trump pun sudah mengingatkan bahwa Democratic bisa memilih untuk bekerja sama dalam berbagai masalah atau melakukan investigasi terkait pemerintahanya, namun mereka tak bisa melakukan keduanya.

"Jika itu terjadi maka kita akan melakukan hal yang sama dan pemerintahan terhenti," papar Trump dalam konferensi pers, seperti dikutip dari Washington Times.

Pada pukul 20:30 WIB, angka klaim pengangguran untuk minggu yang berakhir pada 3 November akan diumumkan.

Kemudian pada pukul 02:00 WIB (9/11/2018), the Federal Reserve dijadwalkan untuk mengumumkan keputusannya terkait dengan suku bunga acuan. Pelaku pasar memperkirakan bahwa suku bunga acuan tidak akan diubah pada pertemuan kali ini.

Namun, pelaku pasar akan mencermati pernyataan dari the Fed guna mencari petunjuk mengenai naik atau tidaknya suku bunga acuan pada bulan Desember.

TIM RISET CNBC INDONESIA (ank/ank)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading