SMI Terbitkan Obligasi Rp 1,5 T & Kupon 8,2%-8,7%, Tertarik?

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
08 November 2018 17:42
Seri pertama memiliki jumlah pokok senilai Rp 635 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,2% per tahun dan jatuh tempo 370 hari kalender hingga 14 Desember 2019.
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/SMI) berencana menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp 1,5 triliun yang merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I SMI Tahap III Tahun 2018.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, nilai emisi Rp 828,25 miliar diterbitkan tanpa warkat dengan kesanggupan penuh (full commitment) yang terdiri atas dua seri.

Seri pertama memiliki jumlah pokok senilai Rp 635 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,2% per tahun dan jatuh tempo 370 hari kalender yakni hingga 14 Desember 2019.


Sedangkan untuk seri B senilai Rp 193,25 miliar dengan kupon 8,7% per tahun serta memiliki tenor selama 3 tahun hingga 4 Desember 2021.

Sementara sisanya yakni Rp 671,75 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Sehingga apabila jumlah dalam penjaminan kesanggupan terbaik (best effort) tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka sisa yang tidak terjual tersebut tidak wajib untuk diterbitkan.

Nantinya SMI akan memakai dana hasil penerbitan obligasi tersbeut untuk kegiatan pembiayaan proyek-proyek infrastruktur.

Sedangkan pemesanan pembelian obligasi harus dilakukan dalam jumlah sebesar Rp 5 juta atau kelipatannya. Sedangkan masa penawaran umum dilakukan pada 23-29 November 2018.

Sementara itu, tanggal pencatatan obligasi pada BEI akan dilakukan pada 5 Desember 2018, serta menunjuk PT Bahana Sekuritas, PT CGS CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek obligasi ini.

Sebagai tambahan informasi, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) I SMI dengan target dana Rp 30 triliun. Hingga saat ini obligasi yang telah diterbitkan senilai Rp 12 triliun.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading