Tersandung Kasus Suap, Penjualan Meikarta akan Terganggu

Market - Monica Wareza, CNBC Indonesia
19 October 2018 13:29
Kasus ini dinilai akan berdampak negatif pada presales properti perusahaan karena adanya ketidakpastian pada izin pengembangan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Maybank Kim Eng Sekuritas Indonesia menilai dengan adanya kasus penyuapan yang saat ini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus ini dinilai akan berdampak negatif pada presales properti perusahaan karena adanya ketidakpastian pada izin pengembangan.

Sekuritas ini memberikan pertimbangan tersebut lantaran saat ini grup Lippo sedang tak melakukan pengembangan properti selain mega proyek Meikarta yang digarap oleh PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), perusahaan yang sahamnya dimiliki PT Lippo CikarangTbk (LPCK).

Beberapa waktu lalu Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan bahwa penjualan dari proyek ini memberikan nilai yang besar bagi perusahaan. Di tahun ini mayoritas pendapatan dari usaha properti grup Lippo tahun ini akan disumbangkan oleh mega proyek ini, diperkirakan akan mencapai 80% dari seluruh marketing sales secara grup.

"Kalau tahun ini targetnya Rp 10 triliun secara grup," kata Hong Kan Jin, Direktur Lippo Cikarang.


Selain itu, sekuritas ini mengkhawatirkan akan adanya pengetatan aturan oleh pemerintah terkait dengan transaksi penjualan properti dengan membatasi penjualan properti yang tidak terbangun di Indonesia karena mencuatnya kasus ini.

Hal tersebut dengan pertimbangan proyek Meikarta ini merupakan pengembangan wilayah dengan skala besar yang digadang-gadang memiliki nilai investasi sebesar Rp 278 triliun.

Hingga saat ini pihak Lippo masih bungkam terkait dengan kasus tersebut. Informasi terakhir yang disampaikan perusahaan yakni melalui kuasa hukum MSU Denny Indrayana.

Dalam siaran pers tersebut, Denny hanya menyampaikan bahwa pihaknya sangat terkejut dan amat menyesalkan kejadian tersebut. MSU dan kuasa hukum langsung melakukan investigasi internal yang independen dan obyektif untuk mengetahui apa sebenarnya fakta yang terjadi.

Selanjutnya, lanjut Denny, MSU menghormati dan akan mendukung penuh proses hukum di KPK, serta akan bertindak kooperatif membantu kerja KPK untuk mengungkap tuntas kasus dugaan suap tersebut.

[Gambas:Video CNBC]
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading