Bos BRI Buka Suara Soal Akuisisi Danareksa Sekuritas

Market - Houtmand P Saragih, CNBC Indonesia
28 September 2018 10:15
Bos BRI Buka Suara Soal Akuisisi Danareksa Sekuritas
Jakarta, CNBC Indonesia - Orang nomor satu di jajaran direksi PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akhirnya angkat bicara terkait keputusan bisnis mengakuisisi PT Danareksa Sekuritas. Perseroan masih akan melakukan finalisasi untuk merampungkan proses awal yang sudah disepakati kemarin.

Direktur Utama BRI Suprajarto kepada CNBC Indonesia mengatakan akan menjelasan kepada publik terkait transaksi tersebut. "Kesepakatan awal Sudah. Selengkapnya, Silahkan tunggu BRI akan melakukan keterbukaan informasi sesuai peraturan yang berlaku," kata Suprajarto.

Kemarin, BRI akhirnya resmi mengakusisi PT Danareksa Sekuritas, sebagai anak usaha yang akan menjadi pedagang perantara efek atau broker saham.


Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo ketika dihubungi CNBC Indonesia hari Jumat (28/9/2018) mengirimkan foto penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat antara BBRI dan Danareksa.


Penandatanganan pengambilalihan saham tersebut tertulis dilakukan pada hari Kamis (27/9/2018). "Bisa menghubungi Pak Haru Dirkeu BRI ya," jawab Gatot.

Penandatangan langsung dilakukan oleh Suprajarto yang didampingi oleh Direkrtur Keuangan Haru Koesmahargyo. Saat ditanya soal rincian transaksi, Suprajarto masih belum memberikan jawaban.

Akhir Agustus silam, direksi BRI menyampaikan bahwa mereka optimistis bisa memiliki tiga anak usaha baru pada tahun ini. Adapun ketiga anak usaha baru tersebut adalah modal ventura, perusahaan sekuritas dan aset manajemen.

Haru waktu itu menjelaskan BRI sudah memiliki perusahaan asuransi, bank syariah dan multifinance. "Sebagai bank, kami ingin lengkap," ujar Haru di Bursa Efek Indonesia, Rabu (29/8/2018).

Dia mengungkapkan, untuk menjadi perusahaan yang lengkap, perseroan ingin menambah perusahaan sekuritas dan aset manajemen. "Untuk sekuritas dan aset manajemen sedang diproses, mudah-mudahan bisa diproses akhir tahun atau awal tahun depan. Sekarang belum due dilligence, kalau sudah CSPA kami kabari," kata dia.



(hps/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading