Rupiah Terpuruk, Saham BNI & BTN Anjlok di Atas 3%

Market - Roy Franedya, CNBC Indonesia
04 September 2018 16:54
Rupiah Terpuruk, Saham BNI & BTN Anjlok di Atas 3%
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelemahan rupiah lawan dolar Amerika Serikat (AS) menjadi sentimen negatif bagi emiten sektor perbankan. Hampir semua emiten perbankan terdampar di zona merah.

Harga saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang turun paling dalam. Harga saham kedua bank BUMN ini anjlok di atas 3%.

Saham BBNI anjlok 4,36% menjadi Rp 7.500 per saham. BBNI telah diperdagangkan 3.753 kali dengan volume 13,61 juta lembar saham, total transaksinya Rp 103,52 miliar.



BBNI memiliki price to earning ratio (PER) 9,4x dengan kapitalisasi pasar Rp 139,86 triliun.

Saham BBTN anjlok 3,64% menjadi Rp 2.650 per saham. BBTN telah diperdagangkan 3.156 kali dengan volume 27,34 juta lembar saham, total transaksinya Rp 73 miliar.

BBTN memiliki price to earning ratio (PER) 9,85x dengan kapitalisasi pasar Rp 28,06 triliun.

Pergerakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini melemah cukup dalam. Hanya dalam satu hari, pelemahan rupiah menyentuh lebih dari 100 poin.  

Pada pembukaan pasar, Selasa (4/9/2018) US$ 1 dibuka pada Rp 14.815 di pasar spot. Seiring berjalannya waktu, rupiah ditutup pada Rp 14.930/US$. Rupiah melemah hingga 115 poin hanya dalam satu hari.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading