Internasional

Disaingi JPMorgan, Aplikasi Trading Saham Ini Perkuat Layanan

Market - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
29 August 2018 14:48
Disaingi JPMorgan, Aplikasi Trading Saham Ini Perkuat Layanan
Jakarta, CNBC Indonesia - Aplikasi perdagangan saham gratis asal Amerika Serikat (AS), Robinhood, menambahkan ratusan saham perusahaan global ke platform-nya menyusul langkah bank investasi besar, JPMorgan, yang berkompetisi menggunakan sistem tanpa biaya yang sama.

Robinhood mengumumkan pada hari Selasa (28/08/2018) akan menambahkan 250 saham perusahaan dari Jepang, Cina, Jerman, Inggris, dan Kanada. Saham-saham itu, yang dikenal dengan nama American depositary receipts (ADRs), akan tersedia untuk aktivitas trading mulai hari Selasa sementara saham dari perusahaan-perusahaan dari Prancis akan ditambahkan dalam beberapa bulan mendatang.

Penambahan ini adalah yang terbesar sejak platform tersebut diluncurkan tiga tahun lalu.


ADRs adalah saham perusahaan asing yang berdagang dan menetap di pasar Amerika Serikat (AS) dalam bentuk dolar. Hal ini memungkinkan investor untuk menghindari transaksi dalam mata uang asing.


"Kami melihat apa yang pelanggan cari dan tidak mereka dapatkan," kata Vlad Tenev, co-founder dan CEO Robinhood, kepada CNBC International. "Ini memungkinkan pelanggan mendapatkan paparan di luar AS."

Robinhood mengetahui bahwa penggunanya menginginkan akses ke saham global dengan melihat data pencariannya sendiri. Staf Robinhood memiliki akses ke sejarah input pengguna ke dalam pencarian aplikasi. Nama-nama seperti Nintendo, Adidas, Burberry, BMW, dan Heineken paling sering bermunculan.

Robinhood menggunakan penalaran serupa pada bulan Februari, ketika memutuskan untuk menambahkan perdagangan cryptocurrency. Setelah pengguna berulang kali mencari "bitcoin."

"Kami selalu menggunakan strategi untuk mendengarkan pelanggan dan bekerja dalam membangun produk baru yang membuat hidup mereka lebih mudah," kata Tenev.

Persaingan di industri broker memanas dengan banyaknya pilihan "tanpa biaya" bagi investor.

JP Morgan meluncurkan aplikasi perdagangan gratisnya sendiri pada minggu ini. Langkah yang diambil raksasa perbankan tersebut memanaskan perang harga menuju biaya lebih rendah untuk broker ritel.

Saham Charles Schwab, TD Ameritrade, dan E-Trade, pialang daring yang mengenakan biaya anjlok setelah berita tentang aplikasi baru JPMorgan beredar.

Tenev mengatakan tidak lama lagi broker daring lain dipaksa untuk mengikuti JPMorgan dalam menghapus biaya.

Robinhood diluncurkan sekitar tiga tahun lalu dan terkenal dengan platform perdagangan saham "tanpa biaya". Mayoritas penggunanya berusia 18 hingga 35 tahun. Pada bulan Mei, Robinhood berhasil melampaui pesaingnya E-Trade Financial dan sekarang telah memiliki total 5 juta akun.

Walaupun perusahaan rintisan ini tidak mengenakan biaya trading, tetap saja mereka mengenakan biaya melalui layanan premium. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading