BI: Kita Jaga Pelemahan Rupiah Agar Orang Tak Panik

Market - Gita Rossiana, CNBC Indonesia
20 August 2018 16:40
BI: Kita Jaga Pelemahan Rupiah Agar Orang Tak Panik
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menilai Indonesia akan sulit untuk membalikkan tren nilai tukar rupiah yang saat ini melemah terhadp dolar menjadi menguat terhadap dolar.

Pasalnya, Indonesia memiliki defisit transaksi berjalan (current account defisit/CAD) dan adanya penguatan dolar terhadap mata uang negara lain.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Nanang Hendarsah mengatakan, hal yang terjadi saat ini, tidak semua negara bisa membalikkan nilai tukar terhadap dolar.

"Untuk rupiah misalnya sudah melemah 7%, India 9%, dan ada negara lain yang sampai 20%,"ujar dia dalam acara Media Briefing BI di Gedung BI, Senin (20/8/2018).


Hal yang bisa dilakukan dalam kondisi saat ini adalah melalui intervensi. Intervensi inilah yang menahan supaya nilai tukar tidak mengalami lonjakan.

"Kalaupun melemah, melemahnya secara gradual. Jangan melonjak tajam dan orang panik," ujar dia.

Hal ini dikarenakan, Indonesia tidak bisa membalik keadaan di tengah adanya CAD dan mata uang dolar AS yang menguat. "Susah (untuk membalik tren), sehingga akan melemah, tetapi kami harapkan gradual saja yang penting cadangan devisa aman," ujar dia.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading