Indonesia Larang Impor Unggas Malaysia, Saham Poultry Menguat

Market - Anthony Kevin, CNBC Indonesia
20 August 2018 - 12:04
Indonesia Larang Impor Unggas Malaysia, Saham Poultry Menguat
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham-saham emiten poultry menguat pada hari ini. Hingga berita ini diturunkan, harga saham PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) naik 3,73%, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 2,52%, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 0,45%.

Kenaikan harga saham emiten-emiten poultry terjadi lantaran pelarangan impor terhadap unggas dan produk unggas segar asal Malaysia. Instruksi ini dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan), seperti dikutip dari Liputan 6.

Hal tersebut dilakukan merespon merebaknya wabah Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) atau yang dikenal dengan nama flu burung di Malaysia. Kebijakan ini berlaku untuk unggas dan produk unggas segar yang diproduksi di Malaysia setelah tanggal 9 Agustus 2018.


Permintaan atas produk-produk dari emiten poultry dalam negeri lantas berpotensi meningkat seiring dengan kebijakan tersebut. Sebelumnya, harga saham emiten-emiten poultry sudah terkerek naik terlebih dahulu oleh kenaikan harga day old chicks (DOC) dan broiler selama Juli 2018.

Berdasarkan riset Panin Sekuritas, harga DOC dan broiler naik pada bulan Juli 2018, baik secara bulanan maupun tahunan. Harga DOC mencapai Rp 5.531/kg atau naik 4,4% secara bulanan dan 44,9% secara tahunan. Harga DOC lantas berada dalam level tertinggi sepanjang 2018.

Sementara itu, harga broiler di bulan Juli 2018 mencapai Rp 22.960/kg atau naik 6,2% secara bulanan. Sementara secara tahunan, harga broiler naik hingga 37,8%.


TIM RISET CNBC INDONESIA


(ank/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading