Analisis Teknikal

Terkoreksi 8 Hari, HOKI Kini Temukan Titik Balik Kenaikan

Market - Yazid Muamar, CNBC Indonesia
11 July 2018 16:29
Terkoreksi 8 Hari, HOKI Kini Temukan Titik Balik Kenaikan
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memasuki titik pembalikan (reversal), setelah terkoreksi selama 8 hari perdagangan berturut-turut.

Perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan 10%-15% tahun ini menjadi Rp 1,4 triliun. Nilai ini dipatok setelah pemerintah mengatur harga eceran tertinggi (HET) di Rp 12.800 untuk beras premium.

Pada Selasa (11/7/2018) berhasil bangkit dengan menguat 11% lebih dan pada Rabu melanjutkan penguatan pada level Rp 830 per saham (+3,75%) dengan nilai transaksi Rp 34 miliar. Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) Rp 8,4 miliar.


Secara tahun berjalan (year to date/YTD) HOKI sudah terhitung melesat 136,99% atau berbalik dari tren pergerakan indeks sektor konsumer yang justru mengalami penurunan 12,99%.

Bagaimana pergerakan HOKI dilihat dari kaca mata analisis teknikal, tim riset CNBC Indonesia merangkumnya untuk anda:
Terkoreksi 8 Hari, HOKI Kini Temukan Titik Balik KenaikanSumber: Reuters
Pada perdagangan kemarin, HOKI mengalami kenaikan sehingga membentuk pola lilin putih penuh (white Marubozu). Pola tersebut merupakan indikasi pembalikan (reversal) tren harga saham yang cukup kuat.

Mengacu pada beberapa indikator teknikal, pekan ini saham HOKI masih menguat dengan berada di atas rerata pergerakan (moving average/MA) selama 5, 10, 20 dan 50 harinya (MA 5, MA 10, MA 20 dan MA 50). Posisi tersebut menggambarkan HOKI dalam tren kenaikan.

Berdasarkan indikator rerata pergerakan konvergen dan divergen (moving average convergence divergence/ MACD), saham perseroan cenderung mengarah kepada persilangan emas (golden cross).

Sementara pada indikator stochastic slow saham HOKI masih berada pada posisi netral dengan kecenderungan naik tajam ke arah jenuh jual (oversold) alias layak untuk dikoleksi.


TIM RISET CNBC INDONESIA


(ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading