Ingin Belajar Teknikal, Simak Istilah-istilah Berikut

Market - Yazid Muamar & Arif Gunawan, CNBC Indonesia
05 June 2018 19:13
Jakarta, CNBC Indonesia - Analisis teknikal adalah studi tentang pergerakan harga efek (saham, surat utang/obligasi, dll) terutama melalui penggunaan grafik, untuk meramalkan tren harga di masa depan.

Meski tidak bisa memprediksi pergerakan harga di masa depan secara absolut, analisis ini dapat membantu mengantisipasi apa yang mungkin terjadi pada harga di masa mendatang.
Simak Istilah-Istilah Umum dalam Analisis Teknikal SahamSumber: stockcharts.com
Dalam sejarahnya, beberapa aspek analisis teknikal mulai dipakai di Eropa, tepatnya di Belanda, pada abad ke-17 oleh seorang pialang keturunan Yahudi yakni Joseph de la Vega. Selain dikenal sebagai pialang sukses, Joseph merupakan filantropis yang tinggal di Amsterdam.

Sementara itu, analisis teknikal di Asia dikembangkan oleh trader beras asal Jepang bernama Homma Munehisa (1724-1803).


Pada awal abad ke-18 itu, trader yang mendapat gelar samurai dari Kaisar Jepang karena kepiawaiannya berdagang itu telah menggunakan teknik batang lilin (candlestick). Dia juga mengenalkan beberapa konsep yang sekarang masih banyak dipakai, misalnya Doji dan bearish dan bullish yang dia sebut sebagai yin dan yang.

Namun, buku panduan analisis teknikal pertama di dunia modern ditulis adalah Robert D. Edwards dan John Magee asal Amerika Serikat (AS) pada tahun 1948, dengan judul "Technical Analysis of Stock Trends". Magee kemudian dikenal sebagai Bapak Analisis Teknikal di AS. (ags/ags)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading