Jokowi Berikan THR PNS, Ekonomi Q2-2018 Bakal Capai 5,15%

Market - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
25 May 2018 14:23
Jokowi Berikan THR PNS, Ekonomi Q2-2018 Bakal Capai 5,15%
Jakarta, CNBC Indonesia - Kucuran Tunjangan Hari Raya (THR) yang diberikan pemerintah pada awal Juni nanti akan menggairahkan perekonomian. Pada kuartal II-2018, Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi tumbuh 5,15%.

"Perkiraan kami akan lebih tinggi dari kuartal I-2018, bahkan mendekati 5,15%," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di gedung BI, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Pada tahun fiskal 2018, pemerintah memutuskan untuk menambah komponen peyaluran THR bagi ASN menjadi gaji pokok, tunjangan keluarga tambahan, dan tunjangan kinerja. Artinya, THR yang diterima seluruh aparat sipil akan jauh lebih besar dari tahun lalu.


Selain itu, para pensiunan PNS yang selama ini tidak mendapatkan gaji ke-13 dan THR layaknya PNS aktif akan memperoleh insentif tersebut, dengan penghitungan gaji pokok, tunjangan keluarga, dan tambahan penghasilan.

Keputusan ini pada akhirnya membuat alokasi anggaran yang disediakan pemerintah untuk penyaluran THR membengkak. Pada tahun ini, alokasi yang disediakan mencapai Rp 35,76 triliun, atau jauh lebih tinggi dari periode sama tahun lalu Rp 23 triliun.

"Dengan pembayaran gaji dan THR, tentu konsumsi rumah tangga akan meningkat karena inflasi terkendali. Kalau inflasi terkendali, Anda akan dapat tambahan gaji, kemampuan belanja akan semakin besar," katanya.

"Karenanya, ini akan menjadi stimulus fiskal khususnya di kuartal II-2018. Kami perkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal II akan lebih tinggi dari kuartal I," jelasnya.

Selain dari kucuran THR, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II juga didorong dari aktivitas belanja pemerintah yang meningkat, perbaikan harga komoditas yang mendorong kinerja ekspor domestik, serta investasi.


(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading