Rehat Bikin Mal, Agung Podomoro Bangun 3.000 Rumah Tapak

Market - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
09 May 2018 18:17
Hal itu dibuktikan dengan rencana perusahaan untuk mengembangkan lahan properti baru di Bandung dengan membangun 3.000 unit rumah tapak.

Jakarta, CNBC Indonesia - Perlambatan daya beli masyarakat tidak membuat pengembang properti kelas kakap, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), berhenti melakukan pengembangan bisnis. Hal itu dibuktikan dengan rencana perusahaan untuk mengembangkan lahan properti baru di Bandung dengan membangun 3.000 unit rumah tapak.

Wakil Direktur Utama APLN Indra Widjaja Antono mengungkapkan, pada kuartal II-2018, perusahaan akan mulai melakukan pengembangan jangka menengah, atau selama 5-10 tahun. 

"Awalnya rumah tapak dulu, bisa berkembang juga ke yang lain, dan lokasinya ada di Buahbatu. Proyek ini bekerja sama dengan pengembang lokal, investasi kami 55% untuk proyek senilai Rp 252 miliar, ini masih merupakan angka awal saja," terang Indra kepada media ketika dijumpai usai melakukan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) perusahaan, di Jakarta, Rabu (9/5).


Perusahaan melihat pangsa pasar di wilayah tersebut sangat baik, sebab pengembangan di Bandung saat ini bergerak di utara dan selatan, sehingga ini peluang bagus bagi bisnis perusahaan untuk jangka panjang.

"Di situ kan ada Universitas Telkom yang mahasiswanya ada 10.000 orang, dan wilayah utara dan selatan itu kan menjangkau ke area timur, seperti Garut dan lainnya, jadi ini jangkauan pasarnya luas sekali," ujar Indra.

Tidak hanya di Bandung, pengembangan juga dilakukan untuk apartemen di Cimanggis yang diklaim memiliki jumlah peminat yang tinggi.

Pangsa pasar apartemen, lanjut Indra, masih tercatat baik. Ia mencontohkan, seperti apartemen di Cimanggis. Suda ada tiga tower dan sekarang sudah masuk pengembangan tower ke-4 di kawasan seluas 60 hektar itu.

"Malau mau dicampur dengan rumah tapak juga, dan sudah ada institusi pendidikan bergabung, yakni Universitas Al-Azhar," pungkasnya.
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading