IHSG Anjlok Dalam, BPJS-TK Tetap Berinvestasi di Saham LQ-45

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
08 May 2018 - 17:27
IHSG Anjlok Dalam, BPJS-TK Tetap Berinvestasi di Saham LQ-45
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks harga saham gabungan (IHSG) yang terkoreksi hingga 7% secara year to date (ytd), membuat Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) untuk melakukan rebalancing (penyesuaian) investasi khususnya saham.

Hingga saat ini, BPJS-TK menempatkan 19% dana kelolanya di saham. Total dana kelolaan BPJS-TK mencapai Rp 321,2 triliun.

"Kami pastinya akan melakukan penyesuaian dan akan berdiskusi terkait jenis investasi mana yang akan disesuaikan. Tentunya sesuai dengan batas pedoman yang telah ditentukan," ujar Evi Afiatin Direktur Keuangan BPJS-TK di Menara Jamsostek, Selasa (8/5/2018).


Sejauh ini, terkoreksinya IHSG secara kontribusi tidak mengganggu kinerja imbal hasil yang didapatkan BPJS-TK pada kuartal I tahun ini. Mengingat imbal hasil pada kuartal I-2018 mencapai 10,3% atau lebih tinggi dibandingkan imbal hasil pada kuartal-I 2017 sebesar 9,3%.

"Portofolio kami kan saham hanya 19% sedangkan secara keseluruhan kami juga investasi ke obligasi hingga 61%, reksa dana 19% dan instrument lainnya. Sehingga kondisi market pada bulan Januari hingga Februari 2018 mendukung penambahan imbal hasil dari tahun lalu," ujar Irvansyah Utoh Banja Kepala Divisi Komunikasi BPJS-TK dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, terkait dengan harga saham yang diperdagangkan dengan harga diskon dan terpantau turun akibat pelemahan pasar, membuat BPJS-TK tertarik untuk melakukan investasi pada saham-saham tersebut.

"Saham yang harganya turun ya it's time to buy it. Tapi kembali lagi, kami tetap harus hati-hati dan tetap berprioritas pada saham-saham LQ 45. Karena kami hanya investasi ke saham-saham yang LQ 45 saja," tambah Utoh.
(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading