Paramita Bangun Sarana Bagi Dividen Lebih dari 100%

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
20 April 2018 11:54
Paramita Bangun Sarana Bagi Dividen Lebih dari 100%
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) hari ini memutuskan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham senilai Rp 120 miliar. Jumlah tersebut lebih dari perolehan laba bersih perseroan pada 2017 yang tercatat sebesar Rp 97 miliar.

Artinya, total dividen yang dibagikan mencapai 123% dari total perolehan laba bersih. Sebesar Rp 23 miliar dana tambahan untuk dividen dialokasikan dari dari saldo laba ditahan (retained earnings) pada 2016.

Dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan hari ini, setiap pemegang saham berhak mendapatkan dividen Rp 80/saham atau naik 400% dari tahun lalu yaitu sebesar Rp 20/saham yang akan dibagikan pada Mei mendatang. Ar


"Kami bagikan dividen dari total laba 2017 dan laba ditahan karena mengingat usaha konstruksi seperti kami kan yang penting likuiditas jadi masih cukup kuat. Setelah pembagian dividen ini, kami masih mempunyai cash on hand Rp 300 miliar," ujar Vincentius Susanto Direktur dan Corporate Secretary di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/4/2018).

Selain itu, pada tahun ini pihaknya juga sedang menambah proyek baru sebagai investasi jangka panjang di segmen kelapa sawit di Malaysia dengan membentuk anak usahanya bernama PT Paramita Bangun Sarana Sdn Bhd.

"Kepemilikan di anak usaha tersebut 100% dan sarana dibangun sepenuhnya oleh PBSA. Mungkin kita setor sekitar 1 juta ringgit Malaysia atau Rp 3,55 miliar," tambah Vincen.

Hasil keputusan RUPST lainnya adalah menyetujui perubahan susuan pengurus perseroan, dengan memasukkan Junarto Tjahjadi sebagai Komisaris Independen. Sehingga susunan Direksi dan Dewan Komisaris perseroan menjadi sebagai berikut :

Direksi :
  • Direktur Utama : Yonggi Tanuwidjaja
  • Wakil Direktur Utama : Harry Danui
  • Direktur : Evelyn Tanuwidjaja
  • Direktur : Vincentius Susanto
  • Direktur¬†: Djunaidi Setiawan Harlim
Komisaris :
  • Komisaris Utama : Halim Susanto
  • Komisaris¬†: Erwin Tanuwidjaja
  • Komisaris Independen : Junarto Tjahjadi
(hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading