Bos BEI: Investor Asing Mengeluh Libur Lebaran 2018 Kelamaan

Market - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
19 April 2018 13:43
Bos BEI: Investor Asing Mengeluh Libur Lebaran 2018 Kelamaan
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menyampaikan banyak investor asing yang mengeluh dengan libur lebaran tahun ini. Hal tersebut disampaikan merespons kebijakan pemerintah membuat keputusan menambah libur lebaran 2018 mulai tanggal 11 Juni hingga 20 Juni 2018.

"Itu investor asing dari pasar internasional bilang aduh kelamaan nih uang saya mati dong dua minggu. Karena untuk sekelas bursa libur tersebut kelamaan,"ujar Tito, di Gedung BEI, Kamis (19/4/2018).

Tito menambahkan, dirinya membandingkan pasar option internasional yang buka selama 24 jam bahkan ketika libur nasional di negara tersebut berlangsung.


"Karena gini, yang namanya pasar option di Australia dan Singapura mereka bukanya hingga 24 jam jadi ga ada libur mereka, kecuali pas hanya tahun baru. Namun ini kan keputusan negara ya kita hanya bisa mengikuti," tambah Tito.

Menurutnya, tidak ada batasan dalam jumlah hari aktif operasional BEI. Namun rata-rata hari aktif BEI tersebut biasanya berlangsung selama 240 hingga 245 hari kerja dalam setahun.

Tito menambahkan, jika proses kliring berjalan dengan maksimal maka dipastikan tidak akan berpengaruh pada tutupnya perdagangan saham di BEI saat libur lebaran mendatang.

"Untuk libur ga ada standarnya ya, namun pada 2017 itu yang paling rendah sekitar 238 hari kerja. Makanya sekarang tinggal hitung saja tahun ini jadi berapa hari, masalahnya kalau bursa libur ya ga ada revenue kan,"ujar Tito.


Namun, pihaknya menambahkan bahwa BEI harus bisa mengejar ketertinggalan bukanya pasar option yang dilakukan pasar option internasional yang dibuka selama 24 jam tersebut. Selain itu, dirinya menambahkan bahwa saat ini BEI juga secara infrastruktur BEI juga untuk mengejar ketertinggalan tersebut.

"Pada Bulan Mei ini, rencana infrastruktur atau sistem kami akan pindah ke suatu tempat. Jadi bisa melayani dari 5 juta order transaksi menjadi 15 juta,"tambah Tito. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading