Pemerintah Terbitkan Surat Utang Valas Rp 30,77 T

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
18 April 2018 09:48
Pemerintah Terbitkan Surat Utang Valas Rp 30,77 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia menerbitkan surat utang atau obligasi dengan mata uang dolar Amerika Serikat dan euro. Nilai penerbitan dua obligasi valas tersebut mencapai Rp 30,77 triliun.  

Mengutip keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Rabu (18/4/2018), untuk obligasi dolar AS nilainya adalah US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13,76 triliun dengan asumsi kurs Rp 13.765/US$. Sementara untuk obligasi euro, penerbitannya mencapai 1 miliar euro atau sekitar Rp 17,01 triliun (asumsi kurs Rp 17.015/euro). 

Untuk global bond dalam dolar AS, tenornya adalah 10 tahun dengan kupon 4,1% per tahun. Sedangkan euro bond memiliki tenor 7 tahun dengan kupon 1,75% per tahun. Imbal hasil (yield) untuk obligasi dolar AS ada di 4,13% dan untuk euro adalah 1,78%.  


Penerbitan ini dilakukan tidak lama setelah Moody's menaikkan peringkat surat utang pemerintah Indonesia dari Baa3 ke Baa2. Indonesia dipandang mampu menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang hati-hati (prudent) serta dapat mewujudkan sektor keuangan yang lebih berdaya tahan terhadap gejolak eksternal. 

Akhir tahun lalu, Fitch Ratings juga menaikkan peringkat Indonesia. Lembaga pemeringkat asal Jepang seperti JCRA dan R&I pun sudah memberikan status layak investasi (investment grade) kepada Indonesia. 

Faktor ini menambah kepercayaan diri pemerintah untuk masuk ke pasar. Terbukti hasil penerbitan hari ini lebih baik dibandingkan proyeksi pemerintah. Awalnya, pemerintah memperkirakan yield untuk obligasi dolar AS sebesar 4,4% tetapi hasilnya bisa lebih rendah. Sedangkan untuk yang berdenominasi euro memiliki tingkat kupon terendah.

"Pemerintah berhasil memanfaatkan momentum positif atas peningkatan peringkat utang dari Moody's pada tanggal 13 April 2018 dari Baa3 (positif) menjadi Baa2 (stable) serta membaiknya kondisi makroekonomi pada awal April, melalui penerbitan SUN dalam dua valuta asing secara bersamaan (dual-currency)," sebut pernyataan pemerintah. (aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading