Bursa Eropa Dibuka Bervariasi Respons Perkembangan Suriah

Market - Ratelia Nabila, CNBC Indonesia
12 April 2018 15:39
Isu geopolitik Timur Tengah, konflik Suriah, membuat hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia memana
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Eropa dibuka variatif, pada perdagangan hari ini. Isu geopolitik Timur Tengah, konflik Suriah, membuat hubungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia memanas yang menjadi perhatian investor.

Bursa saham London turun, dimana indeks FTSE 100 terkoreksi 0,1% ke level 7.247,85. Bursa saham Jerman juga terkoreksi dimana indeks DAX 30 terkoreksi 0,1% ke level 12.282,89. Indeks bursa saham Paris menguat, dimana indeks CAC 40 naik 0,1% ke level 5.280,66. Indeks saham utama Eropa, Stoxx 600 naik 0,1%.

Sektor minyak dan gas, menunujukkan performa terbaiknya dengan penguatan 0,5% di tengah tensi konflik di Suriah. Kenaikan harga gas, mendukung naiknya performa sektor eksplorasi minyak offshore London Subsea 7 naik di atas 2%.


Di sisi lain, industry game online Playtech mengumumkan akan membeli 70,6% kepemilikan perusahaan gaming Italia Snaitech senilai 846 euro (setara US$ 1,05 miliar). Kabar tersebut, memicu saham-saham di Inggris naik hingga 9%.

Presiden Donald Trump, tampaknya sangat menentang hubungan dekat Rusia dengan Bashar Al-Assad, Presiden Suriah yang melancarkan serangan kimia terhadap wargannya.

Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (11/04/2018) bursa Eropa mengalami koreksi karena pihak investor masih menunggu rilis laporan keuangan perusahaan.
Artikel Selanjutnya

Yield Obligasi AS Sentuh 3%, Bursa Eropa Ditutup Bervariasi


(hps)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading