Saham Amazon dan Tesla Jatuh, Wall Street Masih Negatif

Market - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
29 March 2018 06:22
Wall Street ditutup di level yang lebih rendah Rabu (28/3/2018) waktu setempat.
New York, CNBC Indonesia - Wall Street ditutup di level yang lebih rendah Rabu (28/3/2018) waktu setempat. Hal ini terjadi setelah kenaikan saham kebutuhan konsumen dan kesehatan tak bisa mendongkrak jatuhnya saham Amazon dan perusahaan teknologi lainnya.

Ketiga indeks utama AS berakhir di teritori negatif seperti hari sebelumnya yang dirundung aksi jual pada saham teknologi.

Melansir Reuters, Kamis (29/3/2018), Dow Jones Industrial Average turun 9,29 poin atau 0,04% menjadi 23.848,42. Kemudian S&P kehilangan 7,62 poin atau 0,29% menjadi 2.605 dan Nasdaq Composite turun 59,58 poin atau 0,85% menjadi 6.949,23.


Saham Amazon anjlok hingga 6,7% di mana kehilangan lebih dari US$ 53 miliar nilai pasar setelah laporan Presiden Donald Trump yang mengingikasikan ingin mengendalikan lebih jauh perusahaan tersebut.

Saham Tesla juga merosot hingga 7,7%, memperpanjang kejatuhan hari sebelumnya akibat adanya kecelakaan fatal di California.


Indeks S&P sektor Energi membukukan kerugian terbesar dari 11 sektor utama S&P setelah jatuhnya harga minyak mentah.

Pasar tak terpengaruh laporan dari Departemen Perdagangan AS bahwa ekonomi AS lebih baik karena belanja konsumen yang tumbuh di atas ramalan sebelumnya di 2,5%.

Data ekonomi yang kuat dapat membuat Bank Sentral AS lebih hawkish dan suku bunga bisa naik lebih jauh.




(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading