Sering Sakit Kepala Sebelah? Ini 4 Tips Agar Migrain Tak Kambuh

Linda Hasibuan,  CNBC Indonesia
01 July 2026 12:20
Penyebab Sering Sakit Kepala saat Puasa Ramadhan
Foto: Ilustrasi/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Migrain bukan sekadar sakit kepala biasa. Kondisi ini merupakan gangguan neurologis kompleks yang menyebabkan nyeri sedang hingga berat, yang biasanya menyerang salah satu sisi kepala dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari secara signifikan.

Meski siapa pun dapat mengalami migrain, kondisi ini paling sering terjadi pada orang dewasa berusia 30 hingga 39 tahun dan didominasi wanita. Serangan pertama umumnya muncul sejak masa remaja dan relatif jarang terjadi untuk pertama kalinya setelah usia 50 tahun.

Lebih dari 50% orang dengan migrain memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tersebut. Seorang anak dengan setidaknya satu orang tua yang memiliki migrain hemiplegik familial memiliki peluang 50% untuk mengembangkan kondisi yang sama.

Berbagai faktor dapat memicu migrain, mulai dari makanan tertentu, kurang tidur, stres, hingga perubahan hormon. Kabar baiknya, banyak serangan migrain dapat dicegah atau dikurangi frekuensinya dengan mengenali pemicu dan menerapkan gaya hidup sehat.

Berikut tujuh langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mencegah migrain melansir Health:

1. Hindari Pemicu

Pemicu migrain berbeda untuk setiap orang. Pemicu sakit tersebut dapat meliputi:

- Cahaya terang atau berkedip

- Suara keras

- Obat-obatan

- Melewatkan waktu makan

- Penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berlebihan

- Kelelahan fisik, atau memforsir tubuh secara berlebihan

- Stres dan kecemasan

- Bau menyengat

- Penggunaan tembakau

- Perubahan cuaca

Migrain juga bisa disebabkan makanan. Mereka mungkin mengalami migrain setelah mengonsumsi:

- Keju yang sudah lama disimpan

- Alkohol

- Kafein

- Daging olahan atau yang diawetkan, seperti sosis atau ham

- Cokelat

- Yogurt

2. Pilihan Makanan

Pilihan makanan Anda dapat memengaruhi tingkat keparahan dan frekuensi serangan migrain. Melakukan perubahan pada kebiasaan makan Anda dapat membantu mencegah migrain.

Pilihan makan yang bisa mencegah migrain meliputi:

- Minum cukup air: 9 gelas per hari untuk wanita dan 13 gelas per hari untuk pria.

- Kurangi konsumsi makanan olahan atau makanan tinggi garam atau gula seperti mie instan dan bubble tea

- Konsumsi banyak buah dan sayuran segar dalam diet Anda.

- Makanlah pada waktu yang konsisten setiap hari dan usahakan untuk tidak melewatkan makan.

- Kurangi asupan kopi.

3. Olahraga

Kelelahan fisik yang berlebihan dapat memicu migrain, tetapi berolahraga secara rutin dapat membantu mengurangi frekuensi serangan migrain.

Latihan aerobik (kardio) memiliki beberapa manfaat yang dapat memperbaiki gejala migrain dan mencegah serangan. Manfaat tersebut meliputi:

- Meningkatkan detak jantung

- Meredakan perasaan cemas dan suasana hati yang depresi

- Meningkatkan kualitas tidur

- Mengurangi stres

- Cobalah untuk tidak melampaui batas kemampuan Anda, terutama jika Anda baru memulai rutinitas olahraga, untuk menghindari pemicu migrain.

4. Tidur

Kurang tidur atau gangguan tidur dapat meningkatkan risiko serangan migrain. Memperbaiki pola tidur dan kualitas tidur secara keseluruhan dapat membantu mencegah serangan.

Ikuti tips berikut untuk meningkatkan kualitas tidur Anda:

- Usahakan tidur setidaknya 7-8 jam setiap malam.

- Hindari menonton TV atau menggunakan perangkat elektronik di tempat tidur.

- Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari.

- Pastikan kamar tidur Anda gelap dan tenang sebelum tidur.

- Kurangi konsumsi kafein dan makanan berat sebelum tidur.

(hsy/hsy) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Makan Es Krim Bikin Sakit Kepala, Ternyata Ada Pertanda Ini


Most Popular
Features