Pangeran George Masuk Sekolah Elite, Biayanya Rp 1,4 M per Tahun
Jakarta, CNBC Indonesia - Pangeran George, putra sulung Pangeran William dan Putri Catherine, akan melanjutkan pendidikan di Eton College mulai September mendatang. Keputusan ini membuat calon pewaris takhta Inggris tersebut mengikuti jejak sang ayah yang juga pernah menempuh pendidikan di sekolah elite tersebut.
Pengumuman resmi disampaikan Istana Kensington melansir dari BBC International, Rabu (17/6/2026). George yang akan berusia 13 tahun bulan depan memang telah memasuki usia masuk Eton College, sekolah berasrama khusus laki-laki yang berlokasi di Berkshire, Inggris.
Sebagai anak tertua Pangeran dan Putri Wales, George saat ini berada di urutan kedua dalam garis suksesi takhta Kerajaan Inggris setelah ayahnya, Pangeran William.
Keputusan memilih Eton sebelumnya sempat menjadi bahan spekulasi publik. Sejumlah pihak memperkirakan George akan bersekolah di Marlborough College, almamater Putri Catherine. Namun keluarga kerajaan akhirnya memilih Eton, sekolah bergengsi yang berdiri sejak abad ke-15 dan telah melahirkan 20 perdana menteri Inggris.
Selain Pangeran William, Eton juga pernah menjadi tempat belajar Pangeran Harry serta Earl Spencer, adik mendiang Putri Diana.
Mulai tahun ajaran baru nanti, George akan tinggal di asrama. Eton College memiliki 25 rumah asrama dengan sekitar 55 siswa di setiap rumah yang diawasi staf khusus dan kepala asrama.
Menurut Good Schools Guide, setiap siswa mendapatkan kamar pribadi. Sekolah tersebut juga dikenal memiliki fasilitas lengkap dan area yang luas.
"Meski berada di bangunan bersejarah, Eton merupakan sekolah modern dengan pandangan progresif," kata Melanie Sanderson, Managing Editor Good Schools Guide.
Ia menilai pendidikan di Eton dipandang sebagai persiapan terbaik bagi George untuk menjalani perannya di masa depan sebagai anggota keluarga kerajaan modern.
Biaya pendidikan di Eton mencapai sekitar 63.000 pound sterling per tahun atau sekitar Rp1,4 miliar (kurs Rp22.500 per pound sterling). Nilai tersebut sudah termasuk tambahan pajak yang kini dikenakan pemerintah Inggris terhadap sekolah swasta.
Keputusan keluarga kerajaan memilih Eton turut memicu perdebatan di media sosial. Anggota parlemen dari Your Party, Zarah Sultana, mempertanyakan mengapa calon raja Inggris tidak bersekolah di sekolah negeri seperti mayoritas warga lainnya.
"Apa yang salah dengan sekolah negeri lokal? Jika sekolah negeri cukup baik untuk semua orang, mengapa tidak untuk calon raja?" tulisnya di platform X.
Namun, sejumlah pihak membela keputusan tersebut. Politikus Partai Konservatif Lucy Trimnell berpendapat George membutuhkan tingkat keamanan yang sulit dipenuhi sekolah negeri.
"Dia adalah salah satu anak berusia 13 tahun paling terkenal di dunia," ujarnya.
George terakhir terlihat menghadiri parade militer Trooping the Colour di London bersama orang tua dan kedua adiknya. Dalam beberapa tahun terakhir, ia juga mulai diperkenalkan secara bertahap pada tugas publik kerajaan, termasuk mendampingi Pangeran William dalam kegiatan amal bagi tunawisma.
source on Google [Gambas:Video CNBC]