Catat, 5 Makanan Ini Bikin Bad Mood Saat Lagi Emosi

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
22 May 2026 14:08
Perempuan sedang menyiapkan salad sayur segar di dapur modern dengan tomat dan lemon di meja dapur.
Foto: Ilustrasi Makanan Sehat (Designed by senivpetro / Freepik)
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Makanan yang kita santap bakal berpengaruh terhadap kehidupan dan aktivitas kita sehari-hari. Dalam jangka panjang, apa yang kita konsumsi saat ini akan berpengaruh terhadap kondisi fisik kita dalam beberapa tahun mendatang.

Karenanya ada beberapa makanan yang berpotensi membuat kita cenderung lebih mudah emosi, bahkan bisa membuat bad mood saat sedang emosi.

Dilansir Times of India, berikut makanan tersebut:

1. Makanan Olahan dan Makanan Manis

Makanan olahan yang tinggi gula dapat menyebabkan fluktuasi terhadap kadar gula dalam darah. Hal ini bisa memicu perubahan mood dan gampang tersinggung.

2. Kafein yang Berlebihan

Terlalu banyak mengonsumsi kafein kerap dikaitkan dengan perasaan gelisah, ansietas, dan bahkan gampang marah. Kafein juga dapat merusak siklus tidur, sehingga meningkatkan level stres.

Padahal bagi sebagian orang, menenggak secangkir kopi di pagi hari mungkin menjadi kebiasan yang tidak bisa dilewatkan. Kendati demikian, konsumsi kafein secara berlebihan dapat menimbulkan efek negatif terhadap fisik dan suasana hati.

3. Alkohol

Alkohol dapat mengganggu keseimbangan neurotransmitter di otak, sehingga memengaruhi kesejahteraan emosional. Karena itu, batasi atau hindari konsumsi minuman beralkohol untuk membantu mempertahankan mood yang positif. 

Meskipun minuman beralkohol kerap dipandang sebagai minuman 'penenang' yang bisa membuat rileks. Faktanya, minuman beralkohol dapat dengan mudah memicu iritabilitas dan perubahan mood.

4. Makanan Berlemak

Lemak trans dan lemak jenuh yang ada pada gorengan dan makanan olahan dapat berdampak buruk terhadap suasana hati dan kesehatan mental. Lemak dapat memicu peradangan di dalam tubuh. Hal ini berdampak pada fungsi otak, sehingga dapat menyebabkan iritabilitas.

5. Keripik Asin

Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko dehidrasi dan potensi mood swing. Selain itu, kandungan natrium pada garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, sehingga dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental.

Solusi agar Mood Lebih Stabil dan Tidak Mudah Emosi

Selain mengurangi makanan tertentu, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu menjaga suasana hati tetap stabil sehari-hari.

1. Kurangi Gula dan Makanan Olahan Secara Bertahap

Mengurangi makanan tinggi gula tidak harus langsung drastis. Mulailah dengan:

  • mengurangi minuman manis

  • membatasi camilan kemasan

  • mengganti dessert tinggi gula dengan buah

Langkah ini membantu menjaga kadar gula darah lebih stabil sehingga emosi tidak mudah naik turun.

2. Batasi Konsumsi Kafein

Bagi pecinta kopi, cobalah membatasi konsumsi kafein maksimal 1-2 cangkir per hari dan hindari minum kopi terlalu malam agar kualitas tidur tetap terjaga.

Kurang tidur akibat terlalu banyak kafein dapat meningkatkan stres dan membuat seseorang lebih mudah tersinggung.

3. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi ringan saja bisa memengaruhi konsentrasi dan suasana hati. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih setiap hari.

4. Konsumsi Makanan yang Baik untuk Mood

Beberapa makanan diketahui membantu menjaga kesehatan otak dan suasana hati, seperti:

  • ikan salmon dan tuna

  • pisang

  • oatmeal

  • alpukat

  • cokelat hitam

  • yogurt

  • kacang-kacangan

Makanan tersebut mengandung omega-3, magnesium, probiotik, dan vitamin yang berperan dalam produksi hormon serotonin.

5. Jaga Jam Tidur

Kurang tidur sering membuat seseorang lebih sensitif dan mudah marah. Orang dewasa disarankan tidur sekitar 7-9 jam per malam agar tubuh dan otak dapat beristirahat optimal.

6. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik membantu tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.

Tidak perlu olahraga berat, jalan kaki 30 menit atau bersepeda ringan juga bisa membantu.

7. Kelola Stres dengan Baik

Meditasi, mendengarkan musik, mengurangi screen time, hingga berbicara dengan orang terdekat dapat membantu mengontrol emosi dan menjaga kesehatan mental.

Penutup

Menjaga mood ternyata tidak hanya soal mengontrol emosi, tetapi juga memperhatikan pola makan dan gaya hidup sehari-hari. Mengurangi konsumsi makanan tertentu dan menerapkan kebiasaan sehat dapat membantu tubuh serta pikiran menjadi lebih stabil.

(dag/dag) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 5 Makanan Utama Perusak Ginjal, Banyak Dikonsumsi Warga RI


Most Popular
Features