Survei: 33% Gen Z Mengaku Bisa Lihat Hal Ghaib
Jakarta, CNBCÂ Indonesia - Sekitar 33% dari generasi Z Amerika mengklaim telah mengalami momen-momen supranatural dua kali lebih banyak daripada generasi Baby Boomer, menurut survei Talker Research.
Kemampuan supranatural sendiri luas cakupannya, mulai dari berkomunikasi dengan orang mati hingga meramal sesuatu. Dalam survei ini, responden generasi Z mengklaim kemampuan supernatural mereka mengacu pada intuisi yang kuat untuk mengetahui bagaimana situasi akan berkembang.
Laporan Euronews yang mengutip survei tersebut menulis bahwa 33% responden mengatakan mereka tahu ketika sesuatu "tidak beres", 28% menyebutkan mampu mendeteksi kebohongan, dan 26% melaporkan firasat tentang kapan harus menjauh dari situasi tertentu.
Baik Generasi Baby Boomer maupun Generasi Z memiliki 'indra keenam' untuk keuangan, sementara Generasi Milenial sama-sama memiliki intuisi yang sama dalam hal kencan.
Generasi X juga merupakan generasi yang paling mungkin memprediksi hasil dengan benar, menurut survei tersebut.
Kepercayaan akan hal supranatural ini semakin marak sejak munculnya media sosial.
Minat terhadap kartu tarot, kristal, dan astrologi meningkat, sementara teori-teori yang sedang populer seperti manifestasi dan 'delulu' juga menjadi viral - keduanya berpusat pada gagasan bahwa mempercayai sesuatu dengan cukup kuat akan mewujudkannya.
Sebuah studi tahun 2025 oleh Pew Research Center menemukan bahwa 30% warga Amerika berkonsultasi dengan astrologi, kartu tarot, atau peramal setidaknya sekali setahun, sebagian besar mengaku melakukannya hanya untuk bersenang-senang.
Tren ini terjadi di tengah meningkatnya kecemasan tentang keadaan dunia. Ketidakstabilan sosial ekonomi, gejolak geopolitik, kecemasan iklim, dan kurangnya dukungan kesehatan mental mendorong sebagian anak muda mencari rasa kendali di tempat lain.
(hsy/hsy) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]