Wamendag Dyah Roro Bicara Pentingnya Mengetahui Makna Sebuah Amanah

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Minggu, 26/04/2026 06:38 WIB
Foto: Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri memberikan pemaparan dalam acara Top Women Fest 2026 yang mengusung tema "A Celebration of Powerful Women: Strong Women, Strong Economy" di Area Relief Sarinah, Jakarta, Sabtu (25/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai untuk memimpin dengan hati dan visi, diperlukan pemahaman terhadap makna dari sebuah amanah. Penilaian itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam talkshow Top Women Fest 2026 di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (26/4/2026).



Mengawali paparannya, Dyah Roro mengutip salah satu poin penting dalam buku berjudul Find Your Why karangan Simon Sinek.

"Itu salah satu hal yang saya pelajari adalah bahwa dalam menjalani sebuah amanah, apapun amanahnya, kita harus mengetahui purpose di balik itu semua. Kita harus mengetahui makna dari amanah yang sedang dijalankan," ujarnya.

"Dan sejak saya dulu di DPR juga hingga saat ini sebagai wakil menteri, saya selalu memulai hari saya dengan mengingatkan ke diri saya sendiri, kenapa sih saya berada di sini," lanjutnya.

Menurut Dyah Roro, dengan amanah yang diberikan, dirinya terpacu untuk menghadirkan yang terbaik.

"Dan yang terpenting adalah saya ingin dan sudah meniatkan di dalam diri saya sendiri bahwasanya apapun yang saya lakukan harus bermanfaat untuk orang lain dan berdampak positif untuk masyarakat," kata Dyah Roro.

Anggota Komisi VII DPR periode 2019-2024 itu pun tak menampik jika dalam menjalankan amanah, berbagai macam tantangan dan masalah mengadang.

"Tetapi ketika kita kembali lagi ke sense of purpose dan sense of why-nya, kita menjadi lebih semangat lagi. Kita lebih semangat dalam menjalani," ujar Dyah Roro.

Sebagai wamendag, dia mengungkapkan kalau sektor usaha mikro kecil dan menengah berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto Indonesia, yaitu sekitar 60%. Apabila diperinci, sebanyak 64% pelaku UMKM merupakan perempuan.

"Maka kami di Kementerian Perdagangan berusaha untuk membantu memfasilitasi para pelaku usaha agar mereka bisa menemukan pasar sesuai dengan keinginan. Baik itu pasar di dalam negeri, kita kerja sama entah itu dengan e-commerce, dengan retail modern maupun pasar luar negeri," kata Dyah Roro.

"Dan ini salah satu pilar kami di Kementerian Perdagangan kalau tahun ini kebetulan kita ganti slogan-nya tadinya UMKM bisa ekspor sekarang dari lokal ke global. Sehingga kita bisa memanfaatkan beberapa jaringan yang kita miliki di 33 negara, sehingga pemasaran itu bisa berjalan secara efektif. Jadi changing the lives of many melalui program-program seperti inilah yang mengingatkan saya bahwa saya berada di sini untuk membantu mereka," paparnya.



(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Teknologi Bantu Klinik Estetika Beri Layanan Minim Efek Samping