Ajang F1 Bahrain & Saudi Terancam Batal Akibat Konflik Timur Tengah
Jakarta, CNBC Indonesia - Balapan Formula One Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi yang berlangsung pada bulan depan, diperkirakan akan dibatalkan pada akhir pekan ini. Keputusan ini diambil karena eskalasi konflik di timur tengah.
Sejumlah sumber mengatakan kepada Reuters, bahwa pengumuman resmi yang dialam dunia balap dianggap hanya tinggal menunggu waktu. Diperkirakan paling lambat keluar pada Senin, (16/3/2026). Hal ini karena ada tenggat logistik pada 20 Maret untuk pengiriman kargo yang harus diangkut ke Bahrain.
Stasiun televisi Sky Sports, yang memegang hak siar di Inggris tempat sebagian besar dari 11 tim berbasis, menyatakan bahwa mereka memahami kedua balapan tersebut akan dibatalkan paling lambat Minggu malam.
Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran masih terus berlanjut, sementara drone dan rudal Iran juga dilaporkan menghantam beberapa ibu kota di Timur Tengah, termasuk Manama di Bahrain. Itu merupakan tempat sebagian besar personel tim biasanya menginap di hotel selama balapan.
Saat ini, Formula One sedang menjalani seri kedua musim ini di China pada akhir pekan ini setelah balapan pembuka digelar di Australia pekan lalu.
Sumber-sumber sebelumnya juga mengindikasikan bahwa dua balapan di Timur Tengah tersebut kemungkinan tidak akan diganti atau dijadwalkan ulang. Jika itu terjadi, maka bulan April akan kosong dari kalender balapan dan total seri kejuaraan musim ini akan berkurang menjadi 22 putaran.
Sebelumnya, Grand Prix Bahrain dijadwalkan berlangsung pada 12 April, sementara Grand Prix Arab Saudi di Jeddah dijadwalkan pada 19 April.
Seri ketiga musim ini, Japanese Grand Prix, akan digelar pada 29 Maret. Setelah itu, balapan berikutnya baru akan berlangsung pada Miami Grand Prix pada 3 Mei.
"Kami mengikuti arahan dari Federation Internationale de l'Automobile (FIA) dan Formula One, seperti yang selalu kami lakukan. Mereka selalu membawa kami ke arah yang benar," kata kepala tim Audi, Jonathan Wheatley, kepada wartawan setelah sesi latihan di Sirkuit Shanghai, mengutip Aljazeera, Sabtu (14/3/2026).
"Tidak ada yang akan mengorbankan apa pun yang bisa menempatkan tim dalam situasi yang tidak nyaman," tambahnya.
Sementara itu FIA World Endurance Championship (WEC) juga telah menunda seri pembuka musim yang seharusnya digelar di Qatar pada 26-28 Maret. Balapan pertama kini dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Imola, Italia, pada 19 April.
Seri Qatar di Sirkuit Lusail di luar Doha, yang juga menjadi tuan rumah Formula One pada November telah dijadwalkan ulang menjadi 24 Oktober sebagai putaran kedua terakhir sebelum final musim di Bahrain pada 7 November.
Kejuaraan balap motor dunia MotoGP juga dijadwalkan menggelar balapan di Qatar pada 12 April, namun seri tersebut juga kemungkinan besar akan dibatalkan.
(emy/haa) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]