Film Lisa BLACKPINK Syuting di Tangerang, Lalu Lintas Dialihkan

Fergi Nadira, CNBC Indonesia
Jumat, 30/01/2026 12:05 WIB
Foto: Lisa menghadiri Met Gala 2025 bertajuk "Superfine: Tailoring Black Style" di Metropolitan Museum of Art pada tanggal 5 Mei 2025 di New York City. (Getty Images via AFP/DIA DIPASUPIL)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Kota Tangerang memberlakukan pengalihan arus lalu lintas dan penutupan sementara Jalan KS Tubun Karawaci seiring proses syuting film internasional asal Korea Selatan yang dibintangi Lisa BLACKPINK. Rekayasa lalu lintas ini berlangsung selama 28-31 Januari 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari izin penggunaan ruang jalan yang telah diterbitkan pemerintah pusat. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi film sekaligus menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.

"Rekayasa lalu lintas kami siapkan agar kegiatan produksi berjalan lancar, namun mobilitas masyarakat tetap terlayani dengan baik," kata Achmad, dikutip dari keterangan resmi Korlantas Polri, Jumat (30/1/2026).

Penyesuaian lalu lintas diterapkan di ruas Jalan KS Tubun Karawaci, tepatnya dari Jembatan Pintu Air 10 hingga Simpang Tujuh. Pemkot Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota telah menyiapkan jalur alternatif, rambu penunjuk arah, serta menempatkan petugas gabungan di sejumlah titik krusial.

Untuk periode 28-29 Januari 2026, penutupan Jalan KS Tubun bersifat kondisional. Kendaraan dari arah Neglasari menuju Cadas dan Pasar Baru masih dapat melintas normal. Sementara arus dari Cadas menuju Pintu Air 10 dialihkan melalui Jembatan Jagal ke Jalan Benua. Adapun kendaraan dari arah Bayur dialihkan melalui Jembatan Sangego dengan skema contraflow bersama arus dari Neglasari.

Sementara pada 30-31 Januari 2026, Jalan KS Tubun Karawaci ditutup penuh mulai pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Kendaraan dari Neglasari diarahkan ke Rawa Kucing dan Sitanala, sedangkan arus dari Cadas tetap dialihkan melalui Jembatan Jagal. Skema contraflow juga kembali diterapkan untuk kendaraan dari arah Bayur melalui Jembatan Sangego.

Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku selama masa rekayasa. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengajak masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan," ujar Achmad.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengalihan arus lalu lintas ini berkaitan dengan proses pengambilan gambar film Extraction: Tygo yang turut menampilkan aktor Korea Selatan Ma Dong-seok, atau yang dikenal dengan nama Don Lee, bersama Lisa BLACKPINK.




Wali Kota Tangerang Minta Maaf

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas terganggunya aktivitas akibat penutupan jalan tersebut. Ia menegaskan, penutupan bersifat sementara dan pelayanan perkantoran di sekitar lokasi tetap berjalan normal.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Penutupan jalan ini hanya sementara, dan aktivitas pelayanan perkantoran tetap berjalan seperti biasa," ujar Sachrudin dikutip CNN, Jumat.

Meski demikian, ia menyebut kehadiran produksi film internasional ini sebagai kebanggaan bagi Kota Tangerang. Salah satu ikon sejarah kota, Pintu Air 10, dipilih sebagai lokasi pengambilan gambar, yang dinilai dapat meningkatkan eksposur Tangerang di tingkat global.

"Sebenarnya ini kebanggaan bagi kita. Kota Tangerang dijadikan lokasi syuting artis-artis internasional. Ini akan mengenalkan Tangerang ke dunia dan berdampak pada perkembangan perekonomian, termasuk UMKM," jelasnya.

Sachrudin menambahkan, pemerintah daerah telah berupaya memastikan pengaturan lalu lintas dilakukan sebaik mungkin selama proses syuting berlangsung. Namun ia mengakui adanya penyesuaian yang perlu dilalui masyarakat dalam jangka pendek.

Di sisi lain, sejumlah warga menyampaikan keberatan atas penutupan jalan tersebut. Mereka menilai sosialisasi belum maksimal dan rekayasa lalu lintas membuat jarak tempuh menjadi lebih jauh. Satiri, salah satu warga, mengatakan dampak penutupan total kemungkinan baru akan terasa signifikan ketika seluruh akses ditutup.

"Kalau sekarang mungkin belum terasa, tapi kalau besok penutupan total, pasti berat karena harus memutar jauh," ujarnya.

Pemerintah Kota Tangerang menyatakan telah berkoordinasi dengan Mabes Polri serta kementerian terkait untuk perizinan penggunaan dan penutupan Jalan KS Tubun sebagai lokasi syuting. Selain Tangerang, produksi film ini juga mengambil gambar di kawasan Kota Tua Jakarta.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Sasar Usia 20-an, Kosmetik Lokal Andalkan Produk Clean Beauty